Korban Mutilasi di Kalibata City Dikenal Jadi Tulang Punggung Keluarga

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 14:45 WIB
Suasana rumah duka Rinaldi Harley Wismanu, Sleman, Kamis (17/9/2020).
Foto: Suasana rumah duka Rinaldi Harley Wismanu, Sleman, Kamis (17/9/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Keluarga terpukul atas kematian tragis Rinaldi Harley Wismanu (32) yang menjadi korban pembunuhan mutilasi dan jasadnya ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Pasalnya, sosok korban dikenal sebagai tulang punggung keluarga.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang kerabat Rinaldi, Hendro. Dari penuturannya, Rinaldi adalah adalah anak pertama dari empat bersaudara.

"Dia anak pertama dari empat bersaudara dan jadi tulang punggung keluarga. Orang tuanya tidak kerja," kata Hendro saat ditemui di rumah duka Kampung Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (17/9/2020).

Pria paruh baya ini menceritakan, sebelum bekerja di Jakarta, Rinaldi sempat berkuliah di UGM. Tercatat dia mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2006.

"Setelah lulus (UGM) langsung lanjut kuliah S2 di Jepang. Lalu kerja di Jakarta, (menjadi) kontraktor," terangnya.

Selama pandemi COVID-19 Rinaldi jarang pulang. Walau begitu komunikasi jarak jauh tetap berlangsung intens dan rutin. Dia mengenang terakhir sempat pulang dan liburan ke Bromo.

"Terakhir itu ke Bromo bersama keluarganya. Kalau tidak salah antara Januari atau Februari. Pokoknya sebelum COVID-19," katanya.

Hendro menceritakan Rinaldi juga telah menikah. Pasangan hidupnya berstatus warga negara Jepang. Pernikahan berlangsung 2019 lalu.

"Tahun 2019 sudah nikah sama orang Jepang. Kenal sama istri waktu sekolah di Jepang," ujarnya.

Pihak keluarga melaporkan kehilangan Rinaldi ke Polda Metro Jaya. Selanjutnya sang ayah menyusul ke Jakarta, Selasa (15/9).

"Ini bapak dan adiknya masih di sana (Jakarta) untuk mengurus atas temuan (jenazah) itu. Saya tahunya semalam (16/9) dikasih tahu kabar ini," bebernya.

Selanjutnya
Halaman
1 2