Rekonstruksi Penyerangan Doa Nikah di Solo, 8 Tersangka Dihadirkan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 10:19 WIB
Para tersangka penyerang acara doa nikah dihadirkan saat rekonstruksi, 17/9/2020
Para tersangka penyerang acara doa nikah dihadirkan saat rekonstruksi. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Polresta Solo menggelar rekonstruksi kasus penyerangan acara doa jelang pernikahan putri Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Delapan orang tersangka dihadirkan untuk mengikuti reka ulang kejadian.

Terlihat aparat kepolisian mulai tiba di lokasi kejadian pukul 08.45 WIB. Mereka kemudian berkoordinasi untuk membagi peran dalam rekonstruksi.

Para tersangka datang mengenakan baju tahanan warna biru dengan tangan diborgol. Mereka dikawal polisi menuju lokasi kejadian.

Tampak sekitar lokasi kejadian ditutup untuk umum. Petugas juga memasang garis polisi. Masyarakat umum dilarang mendekati lokasi.

Rekonstruksi dimulai pukul 09.15 WIB. Lebih dari 20 orang terlibat dalam rekonstruksi.

Adapun reka ulang kejadian dilakukan untuk mengetahui secara detail peristiwa penyerangan pada 8 Agustus 2020 lalu. Rekonstruksi akan menggambarkan awal mula massa datang hingga terjadinya penganiayaan dan perusakan.

Seperti diberitakan, aksi bermula dari kabar di grup WhatsApp. Sejumlah otak aksi diduga mengajak anggota grup untuk mendatangi lokasi.

Para tersangka penyerang acara doa nikah dihadirkan saat rekonstruksi, 17/9/2020Para tersangka penyerang acara doa nikah dihadirkan saat rekonstruksi, 17/9/2020 (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Di luar kediaman Habib Umar Assegaf, massa sudah berkumpul dan meminta kegiatan di kediaman tersebut dibubarkan. Massa mengira acara tersebut terkait kegiatan keagamaan yang tidak sesuai dengan keyakinan massa.

Polisi yang berada di lokasi kejadian, berusaha melakukan mediasi. Akhirnya keluarga dan tamu di rumah tersebut bersedia keluar meninggalkan lokasi.

Di saat keluarga dan tamu meninggalkan lokasi, sejumlah orang melakukan penyerangan. Tiga orang mengalami luka-luka dan sejumlah kendaraan rusak.

Video saat 'Polisi Ringkus Penggerak Massa Penyerang Acara Midodareni di Solo!':

[Gambas:Video 20detik]



(bai/mbr)