Istri Pegawai Kena Corona, Kampus UNY Ditutup 3 Hari

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 20:45 WIB
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (14/8/2020).
Universitas Negeri Yogyakarta (Foto: Kristina/detikcom)
Sleman -

Istri salah seorang pegawai Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terindikasi terpapar virus Corona atau COVID-19. Pihak kampus UNY lalu mengeluarkan kebijakan untuk menutup area kampus selama tiga hari.

Seperti yang tertuang dalam surat edaran No B/10212/UN34/OT.01/2020, penutupan UNY bakal berlangsung pada 15-18 September 2020. Dalam surat edaran itu, BUPK, BAKK, Bidang Akademik, Bidang Umum dan Keuangan, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, dan Bidang Perencanaan dan Kerjasama agar dilakukan bekerja dari rumah.

"Kebetulan ada salah satu pegawai kami yang istrinya itu terindikasi COVID-19. Sekaligus saja saat itu kami oke untuk teman-teman biar WfH dulu untuk kantornya betul-betul bersih," kata Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (Karo AKK) UNY Setyo Budi Takarina melalui pesan singkat, Selasa (15/9/2020).

Dia menyebut penutupan ini merupakan langkah antisipasi. Sebab, hasil swab terhadap pegawai yang istrinya positif COVID-19 itu belum keluar.

"Istri pegawai yang terindikasi COVID-19. Lalu pegawai itu sedang dilakukan swab, belum keluar hasilnya. Ini jaga-jaga gitu lho. Kalo sudah iya, artinya kabag juga positif itu nanti semuanya tracing. Ini belum, baru antisipasi saja," urainya.

Kendati Rektorat UNY ditutup, pelayanan kemahasiswaan tetap berjalan. Selanjutnya, untuk saat ini seluruh kantor dilakukan penyemprotan.

"Kalo kami masuk, layanan kan pasti berjalan. Ini antisipasi. Rektor kemarin instruksi semua unit kerja diselenggarakan lagi untuk penyemprotan biar nggak hanya sebagian (kantor) saja," terangnya.

"Kalau layanan nggak berhenti selama dia bisa daring ya kami tetap layani. Memang kantornya biar steril dulu saja," tutupnya.

(ams/rih)