Tracing PKL Malioboro Meninggal Kena Corona, Tambah Jadi 9 Orang Positif

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 19:02 WIB
Petugas Kepolisian dari Gegana Polda DIY menyemprotkan cairan disinfektan di jalur pedestrian sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (10/9/2020).
Penyemprotan disinfektan di jalur pedestrian Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (10/9/2020). (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Yogyakarta -

Pemkot Yogyakarta terus melakukan tracing terhadap kasus seorang pedagang kaki lima (PKL) Malioboro yang meninggal dengan status positif virus Corona atau COVID-19. Hasilnya, saat ini ada penambahan enam orang yang positif sehingga jumlah total saat ini ada sembilan orang yang positif COVID-19.

"Untuk kasus (PKL) Malioboro ada penambahan enam (orang positif COVID-19)," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (14/9/2020).

Keenam orang itu merupakan hasil tracing oleh Pemkot Yogyakarta, dan sebagian adalah pedagang yang lapaknya berada di dekat lokasi PKL Malioboro yang meninggal positif Corona tersebut. Oleh karena itu, saat ini Pemkot akan memperluas tracing untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Dari hasil kontak erat dengan pedagang tas dan dompet di awal kasus. Saat ini tracing masih dilakukan dengan meluaskan wilayah tracing, semua dilakukan untuk pengambilan keputusan lebih lanjut," ucapnya.

Menyoal sebutan klaster, Heroe menyebut enggan menyebut klaster. Karena saat ini masih dalam proses tracing.

Selanjutnya
Halaman
1 2