Jadi Klaster Baru Corona, Pasar Lasem di Rembang Ditutup

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 17:16 WIB
Pengumuman penutupan Pasar Lasem Rembang untuk disinfeksi
Foto: Pengumuman penutupan Pasar Lasem Rembang untuk disinfeksi (Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Pasar tradisional Lasem di Kecamatan Lasem, Rembang, ditutup sementara selama tiga hari ke depan. Penutupan ini terkait munculnya klaster baru virus Corona (COVID-19) di pasar tersebut.

"Sebelumnya tidak direncanakan untuk penutupan Pasar Lasem, tapi hasil evaluasi terakhir antara GTPP, Dinas Indagkop UMKM, dan pedagang Pasar Lasem akhirnya diputuskan tiga hari terhitung mulai Rabu sampai Jumat, Pasar Lasem ditutup sementara untuk disinfeksi," terang Humas Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya saat dimintai konfirmasi detikcom via telepon, Rabu (9/9/2020).

Arief mengatakan penutupan Pasar Lasem dilakukan mulai Rabu (9/9) hingga Jumat (11/9) lusa. Dia menyebut ada 16 orang yang berkegiatan di Pasar Lasem yang dinyatakan positif Corona. Pihaknya pun melakukan tes swab massal ke semua pedagang dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

"Sampai dengan minggu kemarin ada beberapa kasus positif yang dapat dikatakan pasien tersebut berkaitan dengan aktivitas di Pasar Lasem. Total 16 orang positif," jelasnya.

"Boleh disebut sebagai klaster baru," sambungnya.

Arief mengatakan kini ke-16 kasus Corona dari Pasar Lasem dirawat di ruang isolasi di RSUD dr R Soetrasno, Rembang. Dia menambahkan hingga saat ini ada 95 orang yang mengikuti tes swab.

"Yang mengikuti swab massal 95 orang, dimulai sejak tanggal 3 kemarin. Sampai hari ini belum keluar hasilnya, kemungkinan 8 sampai 10 hari sejak swab," jelasnya.

Simak video 'Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)