Kepala MTs di Solo Meninggal Kena Corona, Istrinya Juga Terpapar

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 20:56 WIB
Ilustrasi Corona
Foto: Ilustrasi virus Corona atau COVID-19 (dok iStock)
Solo -

Kepala MTs Negeri 2 Solo, Buchori, meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari karena terpapar virus Corona atau COVID-19. Setelah dilakukan pelacakan, istrinya dinyatakan positif COVID-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, membenarkan hal tersebut. Pihaknya telah melakukan pelacakan terhadap kontak erat dan dekatnya.

"Beliau meninggal Sabtu (29/8). Istrinya juga positif. Kita langsung lakukan tracing dan berkoordinasi dengan Kemenag," kata Ahyani saat dihubungi detikcom, Senin (31/8/2020).

Terpisah, Kepala Kemenag Solo, Rosyid Ali Safitri, mengatakan almarhum Buchori memiliki riwayat penyakit lain. Almarhum diketahui pernah mengalami paru-paru basah dan asma.

"Punya riwayat paru-paru basah. Punya asma juga," kata Rosyid saat dikonfirmasi wartawan, hari ini.

Menurutnya, kondisi istri almarhum saat ini tanpa gejala, sehingga hanya melakukan isolasi mandiri. Perkembangan kondisinya saat ini dipantau oleh Puskesmas.

"Istrinya melakukan isolasi mandiri di rumah. Karena dua anaknya negatif, maka ibunya di dalam kamar. Masih dipantau Puskesmas," katanya.

Rosyid menambahkan, Buchori sudah mengalami gejala batuk pada 15 Agustus 2020. Kemudian dia diantar oleh beberapa orang ke RS PKU Muhammadiyah Solo pada 18 Agustus 2020.

"Di-rapid test dan swab, hasilnya pertama positif, kedua juga positif, beliau lalu dirawat di rumah sakit. Kondisinya baik saat itu," ujarnya.

Namun pada Sabtu (29/8) lalu tiba-tiba kondisinya memburuk. Dalam waktu beberapa jam, Buchori dinyatakan meninggal.

"Sebelumnya baik-baik saja. Nunggu lewat 14 hari. Tapi Sabtu itu ngedrop. Sempat dipasang ventilator, akhirnya meninggal dunia," katanya.