Siswa PAUD-SMP di Sragen Mulai Sekolah Tatap Muka 31 Agustus

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 15:22 WIB
Poster
Ilustrasi sekolah tatap muka di tengah pandemi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Sragen -

Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memastikan kegiatan sekolah tatap muka bakal dimulai 31 Agustus mendatang. Meski begitu, pihak sekolah tetap memperbolehkan para siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) jika dikehendaki orang tua murid.

"Untuk pembelajaran tatap muka kita siapkan mulai tanggal 31 Agustus. Saat ini kita sedang menyiapkan petunjuk teknisnya," ujar Kepala Dinas Pendidikan Sragen Suwardi saat ditemui detikcom di kantornya, Rabu (19/8/2020).

Suwardi mengatakan keputusan sekolah tatap muka ini berlaku bagi siswa PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs negeri maupun swasta di Sragen. Saat ini pihaknya tengah fokus untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan.

"Di antaranya memastikan ketersediaan tempat cuci tangan. Sembari menunggu bantuan thermo gun, masker dan disinfektan dari Pemkab," lanjutnya.

Suwardi mengatakan ada sejumlah penyesuaian yang dilakukan dalam pelaksanaan sekolah tatap muka untuk mencegah timbulnya klaster sekolah. Di antaranya pembatasan jumlah siswa yang hadir serta durasi kegiatan belajar mengajar.

"Rencana siswa masuk seminggu tiga kali, dengan sistem masuk maksimal 50 persen dari jumlah rombel (rombongan belajar), agar bisa jaga jarak. Artinya untuk SMP maksimal 16 anak, SD 14 anak dan TK/PAUD hanya lima anak," paparnya.

Suwardi menyebut durasi sekolah tatap muka ini dibatasi hanya empat jam per hari. Siswa juga diimbau untuk membawa bekal makanan sendiri agar bisa menghabiskan waktu istirahat dengan tetap berada di kelas.

"Nanti dalam pelaksanaan tetap kita evaluasi terus. Kita terjunkan tim pengawas untuk memantau. Kita perbaiki kalau ada kekurangan karena ini adalah hal yang baru," terangnya.