Massa Gejayan Memanggil Blokir Jalan Simpang Tiga UIN Yogya Petang Ini

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 19:15 WIB
Massa aksi blokir jalan simpang tiga UIN Yogya dan bakar ban, Jumat (14/8/2020).
Massa aksi memblokir jalan simpang tiga UIN Yogya dan membakar ban, Jumat (14/8/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Massa aksi Gejayan Memanggil memblokir jalan simpang tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hingga petang ini, massa aksi tampak masih bertahan di simpang tiga UIN, Jalan Laksda Adisutjipto, Depok, Sleman, DIY.

"Aksi kita akan bertahan sampai malam," ujar salah seorang orator aksi di simpang tiga UIN Yogya, Jumat (14/8/2020).

Sebelumnya, massa aksi ini menggelar aksi di simpang tiga Gejayan sore tadi. Massa kemudian bergeser ke simpang tiga UIN Yogya.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 18.36 WIB, mereka menutup jalan dan mendendangkan lagu. Massa aksi juga berdiri melingkar.

Massa aksi blokir jalan simpang tiga UIN Yogya dan bakar ban, Jumat (14/8/2020).Massa aksi memblokir jalan simpang tiga UIN Yogya dan membakar ban, Jumat (14/8/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Tidak sampai di situ, di tengah-tengah simpang tiga, massa aksi juga membakar sampah dan ban. Sejauh ini, polisi juga telah berusaha memberikan imbauan agar massa aksi membubarkan diri.

"Kami imbau untuk bubar karena ini juga ada hak pengguna jalan lain, dan kegiatan ini mengganggu pengguna jalan," kata salah seorang personel kepolisian yang memberikan imbauan melalui megafon di lokasi aksi simpang tiga UIN Yogya.

Hingga saat ini tidak ada kendaraan yang bisa melintas di simpang tiga UIN. Api dari sampah dan ban yang dibakar pun semakin besar.

Diberitakan sebelumnya, gabungan massa kembali turun ke jalan menggelar aksi Gejayan Memanggil di simpang tiga Gejayan, Sleman, DIY. Mereka menolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Sejak pukul 15.27 WIB, massa aksi yang menamakan diri Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) yang tiba di simpang Gejayan mulai duduk melingkar. Orasi-orasi pun diteriakkan oleh elemen yang menyebut dari kalangan mahasiswa, buruh, dan lainnya.

Simak video 'Aksi Gejayan Memanggil, Pelajar hingga Mahasiswa Bergerak!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2