Jadi Korban Tabrak Lari di Sleman, Seorang Pesepeda Meninggal

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 22:25 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto: Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah)
Sleman -

Seorang pesepeda atau goweser, Suprapto Purwijayanto (72), meninggal setelah menjadi korban tabrak lari di Sleman. Korban meninggal meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian itu.

"Benar (ada tabrak lari). Peristiwa kecelakaan pada hari Rabu (12/8) sekitar jam 16.00 WIB. Meninggal dalam penanganan medis di rumah sakit," kata Mega saat dihubungi wartawan, Kamis (13/8/2020).

Lokasi kecelakaan itu berada di Jalan Siliwangi Ring Road Barat, Nogotirto, Gamping, Sleman. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka berat.

"Tabrakan antara sepeda kayuh dengan mobil yang tidak diketahui identitas dan jenisnya. Korban mengalami cedera kepala berat dan patah tulang," jelasnya.

Mega memaparkan, kejadian itu bermula saat korban berjalan menuntun sepeda dari arah timur ke barat dan menyeberang jalan. Kemudian dari arah selatan ke utara melaju mobil yang tidak diketahui identitasnya.

"Karena jarak terlalu dekat maka mobil yang tidak diketahui identitasnya tidak dapat menguasai kendaraannya kemudian membentur pengayuh sepeda hingga terjatuh," terangnya.

Sopir mobil, kata Mega, sempat mengantarkan korban ke rumah sakit. Namun, saat korban ditangani tim medis, sopir itu justru kabur.

"Korban diantar oleh mobil yang menabrak ke rumah sakit Queen Latifa. Namun saat pasien ditangani oleh tim medis, justru pihak pengemudi mobil meninggalkan lokasi," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang teman korban, Edi Purwanto yang merupakan koordinator komunitas Antar Lintas Gowes Jogja (ALGOJO) menjelaskan jika almarhum merupakan salah satu pionir radio Geronimo FM dan sesepuh salah satu perguruan pencak silat.

"Almarhum selain sebagai salah satu pionir Geronimo FM, juga sebagai sesepuh PPS Betako Merpati Putih," ungkap Edi saat dihubungi.

Edi melanjutkan, korban merupakan alumnus UGM dan banyak dikenal oleh komunitas gowes di Yogyakarta. Jenazah korban telah dimakamkan hari ini.

(rih/rih)