Peneliti Sebut Harimau Jawa Masih Ada di Hutan Jateng, Ganjar Angkat Bicara

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 17:38 WIB
Foto yang diklaim sebagai harimau Jawa (Dok Peduli Karnivor Jawa)
Foto yang diklaim sebagai harimau Jawa. (Dok Peduli Karnivor Jawa)
Semarang -

Harimau Jawa atau Panthera tigris sondaica yang sudah dinyatakan punah, disebut terlihat di hutan Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta jika benar ada Harimau Jawa, maka perlu segera konservasi.

Ganjar mengatakan dia ikut diskusi dengan peneliti dari Peduli Karnivor Jawa (PKJ) beberapa waktu lalu. Saat itu memang disebut ada yang melihat Harimau Jawa di beberapa titik. Maka jika memang terbukti, maka konservasi harus dilakukan.

"Mereka butuh dikonservasi. Maka kemarin ketika diskusi dengan teman-teman peduli harimau, muncul itu, ditemukan di beberapa tempat dan dipotret. Maka kepada para ahli soal harimau ini kita minta masukan," kata Ganjar di kantornya, Kamis (13/8/2020).

"Kalau iya, diteliti, apa problemnya, ada tidak macannya. Kalau ada, maka daerah itu layak dikonservasi ketat," imbuhnya.

Menurut Gajar, jika tidak dilakukan konservasi maka dikhawatirkan sewaktu-waktu harimau turun gunung dan membuat geger masyarakat.

"Kalau tidak (dikonservasi), turun, kalau turun bikin geger, kalau geger dipateni (dibunuh), wong karo macan wedi (dengan harimau takut)," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Harimau Jawa atau Panthera tigris sondaica dinyatakan sudah punah. Namun peneliti yakin bahwa sang loreng masih berjalan di tanah Jawa. Peneliti ini menyodorkan bukti fotonya.

Peneliti itu adalah Direktur Peduli Karnivor Jawa (PKJ), Didik Raharyono. Dia mendapatkan foto harimau Jawa dari seorang pemburu yang tidak mau disebutkan identitasnya.

"Foto itu berasal dari warga lokal. Mereka punya komunitas pemburu babi hutan, komunitas ini agak tertutup, dia tidak mau disebutkan namanya," kata Didik Raharyono kepada detikcom, hari ini.

Dia menyebut foto itu diambil pada September 2018. Pada 3 Desember 2018, Didik mendatangi lokasi tempat ditemukannya harimau. Dia tidak langsung mempublikasikan foto itu.

"Saya sudah klarifikasi lokasi, fotonya, kejadiannya seperti apa, siapa saja saksinya, bagaimana kronologinya, kita lihat background tanahnya," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2