Viral Pemotor Berkaus Polisi Berkendara Lepas Setang-Tak Pakai Helm

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 21:16 WIB
Viral pemotor berkaus polisi berkendara lepas setang-tak pakai helm, Selasa (11/8/2020).
Viral pemotor berkaus polisi berkendara lepas setang-tak pakai helm, Selasa (11/8/2020). (Foto: Tangkapan layar video di media sosial)
Kabupaten Semarang -

Video seorang pemotor menggunakan kaus bertuliskan polisi lepas setang saat berkendara di jalan raya viral di media sosial. Selain lepas setang, pria itu tampak tidak memakai helm.

Video itu diunggah akun Instagram @infokejadiansemarang. Tampak dalam video itu, seorang pemotor menggunakan kaus bertuliskan polisi mengendarai motor di jalan yang ramai kendaraan. Pemotor itu terlihat lepas setang dan tidak memakai helm saat melakukan aksinya.

Video itu berdurasi 14 detik. Dalam keterangan unggahan video itu, tertulis lokasi di wilayah Karangjati, Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2020) pukul 11.15 WIB.

"Obate di ombe sek to beh, so macak polisi jal. Lokasi di Bergas Karangjati. Sebehe sopo ki tulung di hamdani lur
.
Hati hati lur, tetep fokus lan waspada
.
11.15//11.08.2020
Info kak @oeivia92
.
#infokejadiansemarang," tulis akun @infokejadiansemarang seperti dikutip detikcom, Selasa (11/8/2020).

Saat dihubungi, Kasat Lantas Polres Semarang AKP M Adiel Aristo mengatakan pemotor yang viral tersebut bukan merupakan anggota polisi

"Bukan, yang bersangkutan tidak berprofesi sebagai anggota polisi," kata Adiel, hari ini.

Viral pemotor berkaus polisi berkendara lepas setang-tak pakai helm, Selasa (11/8/2020).Viral pemotor berkaus polisi berkendara lepas setang-tak pakai helm, Selasa (11/8/2020). Foto: Tangkapan layar video di media sosial

Ia menjelaskan, anggota Satlantas Polres Semarang kemudian melakukan penelusuran untuk mencari orang tersebut. Pemotor itu kemudian ditemukan di kawasan Lemahireng, Bawen, Kabupaten Semarang. Pemotor tersebut bernama Parjan (49).

"Kami langsung melakukan teguran kepada yang bersangkutan. Dari informasi tetangganya, yang bersangkutan mengidap gangguan jiwa," papar dia.

Adiel menambahkan, pihaknya mendalami motif Parjan melakukan atraksi mengendarai motor dengan lepas setang motor dan menggunakan kaus polisi itu. Setelah didalami, lanjutnya, pihaknya segera memulangkan Parjan ke keluarganya.

"Masih kami dalami. Segera kami kembalikan ke orang tuanya di kawasan Bawen Kabupaten Semarang," terang Aristo.

(rih/mbr)