Ini Peran 5 Pelaku di Penyerangan Doa Nikahan Anak Habib Umar Assegaf

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 18:18 WIB
Para pelaku penyerangan acara nikah anak Habib Umar Assegaf di Polresta Solo, Selasa (11/8/2020).
Foto: Para pelaku penyerangan acara nikah anak Habib Umar Assegaf di Polresta Solo, Selasa (11/8/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Polisi menangkap lima orang pelaku penyerangan dalam acara doa bersama jelang pernikahan anak Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8). Mereka memiliki peran berbeda-beda.

"Peran mereka macam-macam. Itu nanti sudah kita dalami satu-satu, yang menggunakan alat ada, yang melempar ada, kemudian yang memprovokasi juga ada," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi di Mako 2 Polresta Solo, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, masih ada sejumlah pelaku yang belum ditangkap. Identitas pelaku sudah dikantongi dan masih dalam pengejaran.

"Kita sudah mengantongi nama-nama para pelaku yang akan kita lakukan pengejaran kepada kelompok intoleran itu sendiri," katanya.

Dia mengimbau agar para pelaku lain sebaiknya segera menyerahkan diri. Tak hanya di Solo, Luthfi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi kelompok intoleran.

"Sudah saya perintahkan kepada seluruh kapolres tidak ada tempat bagi kelompok intoleran di wilayah hukum Polda Jawa Tengah apalagi khususnya Solo dan kapolres-kapolres lainnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang terluka dalam aksi penyerangan ini. Salah seorang korban di antaranya yakni Habib Umar Assegaf yang merupakan ayah pengantin perempuan. Sempat dirawat di rumah sakit, Habib Umar Assegaf, kini sudah pulang dan sudah dimintai keterangan oleh polisi.

(sip/ams)