Round-Up

Akhir Cerita Teror Paket Parabola-Pisang 1 Truk ke Mbak Titik

Saktyo Dimas R - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 14:20 WIB
Polisi menangkap pelaku teror paket parabola hingga pisang satu truk ke Titik (20) gadis asal Kendal, Jawa Tengah. Pelaku tak lain merupakan teman dekat Titik.
Polisi menangkap pelaku teror paket parabola hingga pisang satu truk ke Titik (20) gadis asal Kendal. (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Pelaku teror kiriman paket misterius kepada Titik (20), warga Kendal, Jawa Tengah selama dua tahun akhirnya ditangkap. Pelaku peneror paket berupa parabola, hingga pisang satu truk itu ditangkap di Semarang.

"Kami berhasil mengamankan pelaku teror di Jungsemi. Kami tangkap pelaku aksi teror semalam di rumah kontrakannya di Semarang," kata Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aji Darmawan kepada wartawan di Mapolres Kendal, Senin (3/8/2020).

Polisi mengungkap pelacakan pelaku berawal dari alamat tempat tinggalnya. Saat dicek, pelaku berada di rumah kontrakannya.

"Kami selidiki dan lacak alamat rumahnya dan ternyata kebetulan pelaku ada di rumah kontrakannya. Kami lakukan secara manual," terang Aji Darmawan.

Pelaku berinisial NW warga Demak. Setelah diperiksa, pelaku resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi kami bekerja sama dengan tim siber (Ditreskrimsus) Polda Jateng untuk penyidikan kasus ini. Setelah kami periksa, ya statusnya kami naikkan jadi tersangka," jelas Aji.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti sim card dan ponsel yang digunakan untuk melakukan aksi terornya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan, pelaku tak lain merupakan teman dekat Titik.

"Ini adalah tersangka teror yang selama ini membuat resah korban serta keluarganya dan warga Jungsemi. Tersangka tidak lain adalah teman dekat korban," kata Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana di kantornya, Senin (3/8/2020).

Menurut Ali, pelaku merupakan teman akrab Titik. Namun, belakangan dia mengaku punya dendam terhadap Titik sehingga melampiaskannya dengan memesan paket barang ke Titik.

"Aksi teror yang dilakukan tersangka ini dengan pesan barang tapi atas nama dan pakai alamat korban. Korban sama sekali tidak pernah memesannya," jelasnya.

Kepada polisi NW juga mengakui sudah menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait Titik ke media sosial. Hal itu dia lakukan dengan menggunakan akun palsu dan belasan nomor ponsel.

Tonton juga 'Cerita Titik Diteror Paket Misterius Selama 2 tahun':

[Gambas:Video 20detik]

Dalam aksi teror dengan paket misterius, NW kerap mengirimkan titik pengiriman barang di tempat tinggal korban atau share location. NW juga menyebarkan berita bohong atau hoaks ke media sosial dengan menggunakan akun palsu. NW menggunakan belasan nomor ponsel untuk meneror korban.

"Terkait dengan aksi pencemaran nama baik melalui elektronik atau ITE, jadi yang bersangkutan dendam terhadap korban. Sebelumnya tersangka pernah kenal dengan korban kemudian karena masalah internal antarmereka," jelas Ali.

"Jadi tersangka ini punya dendam pribadi dengan korban karena tersangka pernah dipukuli teman korban," ujar Ali.

Selanjutnya
Halaman
1 2