Buka Pos Aduan Terkait Bambang 'Dosen Swinger', UGM Lacak Korban

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 17:15 WIB
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM). (Foto: dok detikcom)
Sleman -

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Bambang Arianto dengan modus penelitian swinger masih terus bergulir. Berdasar pengakuan salah seorang penyintas, ada banyak korban Bambang Arianto yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pihak UGM telah membuka posko, namun hingga saat ini belum ada satu penyintas yang melapor. Kendati demikian, UGM tetap melakukan penelusuran terhadap korban Bambang Arianto yang juga disebut netizen sebagai dosen swinger.

"Belum ada laporan, kami sudah melacak namun belum ada laporan hingga saat ini," kata Kabag Humas dan Protokol UGM Iva Ariani melalui pesan singkat, Jumat (7/8/2020).

Iva menjelaskan jika pihaknya masih terus membuka posko pengaduan. Tak sampai di situ, pihak kampus juga proaktif mencari para korban.

"Masih kami buka (posko). Tapi tidak hanya buka saja, kami juga proaktif bertanya-tanya dan mencari info. Tapi hingga saat ini belum ada," ungkapnya.

Sebelumnya, korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Bambang Arianto bukan hanya dilakukan terhadap alumni UGM. Namun, juga dari Fatayat NU.

Ketua PW Fatayat NU DIY Khotimatul Husna, membenarkan tindakan yang pernah dilakukan oleh Bambang. Fatayat NU pernah mendapat aduan dari korban pada tahun 2018 lalu.

"Perlu saya sampaikan Fatayat NU mendapat aduan Mei 2018, ketika mendapat aduan dari beberapa perempuan kami lalu membentuk tim advokasi, kami sudah mengumpulkan data berupa chating dan rekaman suara," kata Khotimatul di kampus UNU Yogyakarta, Selasa (4/8).

Atas kejadian itu, pihaknya melaporkan Bambang ke kampus UNU. Sebab, ia mengira jika Bambang ada di bawah naungan kampus.

(sip/ams)


Debat Capres AS