Muncul Gerakan Kotak Kosong Jelang Pilkada Solo, Gibran: Tak Masalah!

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 23:12 WIB
Gibran Rakabuming Raka kantongi dukungan dari Partai Gerindra untuk maju ke Pilkada Solo 2020. Dukungan itu bakal jadi suntikan semangat untuk menangkan Pilkada
Gibran Rakabuming (Foto: Angling Adhitya/detikcom)
Solo -

Menjelang pelaksanaan Pilkada Solo 2020 yang berpotensi diikuti calon tunggal, mulai bermunculan gerakan mendukung kotak kosong. Gibran Rakabuming Raka mengaku tak mempermasalahkannya.

Gibran mengatakan, tak mempermasalahkan ada atau tidak ada lawan di Pilkada Solo. Hal tersebut menurutnya berada di ranah KPU.

"Itu kan yang menentukan KPU. Tidak masalah (ada atau tidak ada lawan)," kata Gibran di sela acara Musyawarah Ranting se-Kecamatan Pasar Kliwon, di Ndalem Mloyokusuman, Baluwarti, Solo, Kamis (6/8/2020).

Senada disampaikan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Rudy tak mempermasalahkan hal tersebut.

Rudy mengatakan kadernya sudah memanaskan mesin untuk memenangkan Gibran-Teguh. Ada ataupun tidak ada lawan bukan masalah baginya.

"Ada lawan kita bekerja, tidak ada lawan kita juga bekerja, itu karena perintah partai, bukan perintah saya," kata Rudy di lokasi yang sama.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (6/8/2020).Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (6/8/2020). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Menurutnya, gerakan kotak kosong tersebut juga tidak melanggar aturan. Hal tersebut sebagai bentuk jalannya sebuah demokrasi.

"Nggak masalah gerakan kotak kosong, PDIP tetap jalan. Saya tanggung jawab di PDIP, silakan saja kotak kosong, karena diatur boleh kotak kosong ya nggak masalah," katanya.

Diketahui, saat ini baru muncul nama Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP dan didukung hampir seluruh partai politik di Pilkada Solo. Ada satu pasang calon perseorangan, namun masih harus melewati proses persyaratan KPU.

Diberitakan sebelumnya, Pilkada Solo 2020 berpotensi hanya memunculkan calon tunggal, yakni pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP. Sejumlah aktivis kota muncul siap bergerak untuk mengampanyekan kotak kosong.

Dukungan untuk kotak kosong salah satunya datang dari aktivis budaya Kota Solo, Zen Zulkarnaen. Menurutnya, kemunculan sosok calon tunggal adalah bukti sistem demokrasi yang tidak berfungsi.

Selanjutnya
Halaman
1 2