Ada Staf Meninggal Kena COVID-19, FH Undip Semarang Lockdown

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 15:30 WIB
Angkutan umum di sekitar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Senin (25/3/2019).
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Senin (25/3/2019). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Beredar surat berisi arahan agar dosen dan tenaga pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip) bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Dalam surat tersebut disebutkan WFH dilakukan setelah ada seorang yang meninggal dengan status positif virus Corona atau COVID-19.

"Informasi yang saya dengar, itu kejadian kan tidak tahu dari mana (tertularnya). Tapi kan kita mengutamakan pencegahan kepada yang lain. Maka istilahnya lockdown atau WFH untuk yang pernah berinteraksi dengan almarhum," kata Rektor Undip Prof Yos Johan Utama kepada wartawan melalui komunikasi virtual, Kamis (30/7/2020).

Pernyataan Yos itu diberikan saat menjawab pertanyaan wartawan soal seorang tenaga kependidikan di FH Undip yang meninggal setelah dinyatakan positif COVID-19 dan pemberlakuan WFH bagi dosen.

Dalam surat bernomor 4545/UN7.5.1.2/TU/2020 disebutkan WFH untuk dosen dan tenaga pengajar dilakukan mulai hari ini sampai 13 Agustus 2020 atau selama 14 hari.

"Layanan primer tetap tidak masalah, pimpinan juga tetap di kantor," jelasnya.

Yos mengungkapkan, satu orang yang positif COVID-19 tersebut merupakan tenaga kependidikan dan meninggal dunia pada tanggal 26 Juli 2020.

"Itu (almarhum) tenaga kependidikan, staf administrasi," pungkasnya.

(rih/sip)