Petani Tewas Tersengat Perangkap Tikus Beraliran Listrik di Sragen

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 21:45 WIB
Petugas mengevakuasi korban tersetrum perangkap tikus di Dukuh Bulakrejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Selasa (28/7/2020).
Petugas mengevakuasi korban tersetrum perangkap tikus di Sragen, Selasa (28/7/2020). (Foto: dok. PMI Sragen)
Sragen -

Seorang petani ditemukan tewas di lahannya di Dukuh Bulakrejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Diduga petani tersebut tewas akibat tersengat listrik dari perangkat tikus yang dipasang di lahannya sendiri.

Korban bernama Prapto Wiyono (66), warga Dukuh Bulakrejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo. Menurut informasi, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 18.30 WIB. Posisi korban berada di pematang sawah yang dipasangi kabel beraliran listrik yang sedianya digunakan sebagai perangkap tikus.

"Korban ke sawah untuk menyalakan genset yang mengalirkan listrik ke perangkap tikus. Tadi ditemukan sudah meninggal," ujar Sarno, salah satu warga di lokasi kejadian saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7/2020).

Tim gabungan dari PMI Sragen, Poldes Masaran, BPBD Sragen, Puskesmas Sidoharjo dan Polsek Sidoharjo sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) disiagakan untuk mengevakuasi korban.

"Dugaannya tewas akibat tersengat aliran listrik yang terpasang di lahannya sendiri. Petugas saat ini masih menunggu proses pemeriksaan dari tim Inafis Polres Sragen, setelah itu proses evakuasi korban dilakukan," ujar Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno.

Kasus petani tewas tersengat listrik ini adalah yang kedua kalinya terjadi di wilayah Kabupaten Sragen dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Citro Dikromo (77), warga Dukuh Gonggangan, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen, juga ditemukan meninggal dunia tersengat jebakan tikus beraliran listrik di pematang sawah miliknya, Kamis (23/7).

"Benar kedua kali dalam sepekan terakhir. Sebelumnya kejadian di Sukodono," tambah Soewarno.

(rih/rih)