Balapan Liar di Marka Jaga Jarak, Driver Ojol Akhirnya Minta Maaf

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 15:48 WIB
Marka jaga jarak dipakai untuk balapan liar driver ojol di Jepara, Selasa (28/7/2020).
Foto: Marka jaga jarak dipakai untuk balapan liar driver ojol di Jepara, Selasa (28/7/2020). (Tangkapan layar media sosial)
Jepara -

Sekelompok driver ojek online (ojol) yang viral melakukan balapan liar di ruang henti khusus (RHK) Jalan Kartini Jepara minta maaf. Mereka sadar telah membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Permintaan maaf itu mereka unggah lewat video. Tampak ada enam orang dalam video tersebut, mereka memakai jaket warna hijau. Namun wajah mereka diblur.

Permintaan maaf kepada masyarakat itu disampaikan secara bersama-sama. Kemudian salah seorang driver ojol menjelaskan fungsi dari marka jaga jarak itu.

"Kami mengakui apa yang kami lakukan itu salah. Dengan membuat konten video di jalan Kartini Jepara. Membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar driver ojol dalam video yang diterima detikcom, Selasa (28/7/2020).

Salah satu driver ojol dalam video itu juga mengakui kesalahan mereka. Menurut dia, penerapan marka yang berjarak itu sebagai upaya dari kepolisian untuk menerapkan physical distancing atau menjaga jarak selama pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Ini sebagai upaya kepolisian untuk menerapkan physical distancing atau menjaga jarak bagi pengguna jalan, sebagai upaya preventif untuk meminimalisir penyebaran virus Corona atau COVID-19," tutur salah seorang driver ojol.

Mereka menyadari kesalahannya sembrono berlalu lintas. Mereka lalu mengajak seluruh masyarakat di Kota Ukir untuk mematuhi peraturan lalu lintas.

"Kami mengajak masyarakat Kabupaten Jepara untuk selalu mematuhi aturan undang-undang berlalu lintas," ajak para driver ojol itu.

Diberitakan sebelumnya, video aksi sekelompok driver ojek online (ojol) yang balapan liar di ruang henti khusus (RHK) Jalan Kartini Jepara viral di media sosial.

Selanjutnya
Halaman
1 2