Kasus COVID-19 di DIY Meroket, Sekda: Konsekuensi Buka Wisata-Bisnis

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 17:07 WIB
Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji, Rabu (22/7/2020).
Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji, Rabu (22/7/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menilai meroketnya kasus positif COVID-19 di DIY sebagai konsekuensi membuka beberapa sektor. Berkenaan dengan hal itu, Pemda DIY tengah menggencarkan screening massal.

"Ini (meningkatnya kasus positif COVID-19) adalah konsekuensi kita membuka diri, seperti membuka wisata, bisnis, keluarga," kata Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui wartawan di kompleks Kantor Gubernur DIY, Kota Yogyakarta, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, sektor-sektor itu terpaksa dibuka untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di DIY. Namun keterbukaan sektor-sektor itu masih dalam batasan khusus.

"Terbuka itu belum terbuka sama sekali, seperti untuk grup-grup wisata kita belum bisa terima kalau dari daerah merah dan mereka tidak patuhi protokol kesehatan," ucapnya.

"Seperti bus isi 50 (penumpang) tidak boleh diisi 50 sesuai aturan Kemenhub bahwa bus atau angkutan hanya boleh maksimal diisi 75 persen (penumpang) saja. Tempat-tempat wisata juga ada batasan agar bisa tetap menjaga jarak sebagai langkah mencegah penularan COVID-19," imbuh Aji.

Selain itu, sebagai konsekuensi membuka diri, maka Pemda DIY saat ini tengah menggencarkan tracing. Tidak hanya itu, Pemda DIY juga akan memperluas cakupan swab test.

"Kita menyiapkan antisipasi dengan tes-tes yang cukup massal, terutama swab test agar segera diketahui (kasus positif COVID-19) dan bisa segera di-tracing. Karena ini bagian dari konsekuensi kita," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemda DIY menyebut terdapat penambahan 28 kasus positif COVID-19 pada Selasa (21/7). Sebagian besar kasus baru itu berasal dari Kabupaten Bantul.

"Untuk hari ini ada penambahan 28 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY. Sehingga jumlah kasus positif (COVID-19) di DIY sebanyak 465 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih Berty melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (21/7).

(rih/sip)