2 Penipu Bermodus Penggandaan Uang di Banyumas Diringkus, 1 Buron

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 20:06 WIB
Tahanan tersngaka di borgol. rachman Haryanto/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi. Foto: Rachman Haryanto
Banyumas -

Polisi mengungkap kasus penipuan bermodus penggandaan uang yang terjadi di Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (15/7) lalu. Dua pelaku diamankan, satu orang lagi masih buron.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, pelaku berinisial DT (31) warga Wonosobo, RH (42) warga Lebak Banten, dan satu pelaku BGS yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). Mereka mengaku dapat menggandakan uang dari Rp 100 juta menjadi Rp 500 juta kepada korbannya, Sigit Haris (42) warga Madiun.

"Korban mengenal dengan DT melalui Facebook, di mana DT mengaku bisa melipatgandakan uang yang semula Rp 100 juta rupiah akan dikembalikan menjadi Rp 500 juta rupiah. Lalu pada hari Rabu (15/7), korban bertemu dengan tersangka RH dan juga BGS (DPO) di sebuah warung makan di Desa Tinggarjaya, Jatilawang," kata Berry dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Dia mengatakan jika korban diajak untuk naik mobil yang dikendarai oleh tersangka RH dan BGS. Sesampainya di TKP, BGS menyuruh RH untuk menemui tersangka DT yang berada diseberang jalan. Tak berselang lama, BGS lalu menyuruh korban untuk turun dan menemui DT dan RH.

"Pada saat inilah tersangka BGS menjalankan mobilnya dan membawa kabur tas milik korban yang berisi uang 100 juta rupiah," terangnya.

Berry menambahkan dengan dibantu warga masyarakat, tersangka DT dan RH berhasil diamankan berikut barang bukti berupa satu unit mobil serta satu buah tas yang berisi dua buah genting dan 4 HP.

"Atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 100 juta rupiah. Tersangka dan barang bukti kami amankan di Mapolresta untuk penyidikan lebih lanjut. RH dan DT disangkakan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun," jelasnya.

(rih/mbr)