Warga Pati Bandel Tak Bermasker Bakal Disanksi Nyapu-Pungut Sampah

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 17:17 WIB
Warga yang terjaring razia masker di Kendal disanksi membersihkan alun-alun, Rabu (15/7/2020).
Ilustrasi warga yang terjaring razia masker di Kendal disanksi membersihkan alun-alun, Rabu (15/7). (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Pati -

Bupati Pati Haryanto telah meneken peraturan wajib bermasker bagi warga Pati saat beraktivitas di luar rumah. Dalam Perbup 49 tahun 2020 itu warga yang melanggar bakal disanksi bersih-bersih.

"Kalau bepergian makai masker, jaga jarak dan tidak ngumpul-ngumpul tujuannya adalah untuk agar tidak terkontaminasi. Sanksinya menyapu dan memungut sampah," kata Haryanto melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (15/7/2020).

Haryanto mengakui sanksi yang dikenakan terhadap warga tidak berwujud denda. Sebab, landasan aturan yang digunakan adalah Perbup.

"Masyarakat tidak dikenai sanksi denda, karena bukan Perda. Meskipun tanpa denda, saya berharap masyarakat dapat mentaati peraturan dan tidak menyepelekan COVID-19," harapnya.

Haryanto menyebut pihaknya masih membatasi izin keramaian di Pati. Dari pengamatannya, sekolah di Pati melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring.

"Dan alhamdulillah, ternyata sekolah-sekolah yang saya datangi hari ini melaksanakan secara virtual-daring," terang Haryanto.

Tonton video 'Awas! Jangan Asal Turunkan Masker ke Dagu':

Selanjutnya
Halaman
1 2