Round-Up

Tewasnya Terduga Teroris Asal Sukoharjo dengan 2 Luka Tembak

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 09:08 WIB
Ilustrasi jenazah
(Ilustrasi Foto: Thinkstock)
Sukoharjo -

Pemuda terduga teroris asal Sukoharjo, Muhammad Jihad Ikhsan (22) meninggal dunia sehari setelah ditangkap Densus 88. Ada dua luka tembak pada tubuhnya.

Ikhsan ditangkap pada Jumat (10/7) sekitar pukul 13.30 WIB, sepulang dari salat Jumat. Saat itu Ikhsan bersepeda dari masjid yang berada di kawasan Desa Cemani.

Pada malam harinya, petugas mendatangi rumah kontrakan Ikhsan dan keluarganya di Ngruki RT 01 RW 16, Cemani, Sukoharjo. Selain mengabarkan penangkapan Ikhsan, polisi juga melakukan penggeledahan.

Pada Sabtu (11/7) malam setelahnya, petugas kembali mendatangi rumah Ikhsan. Kali ini mereka mengabarkan kematian Ikhsan.

Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto, membenarkan bahwa Ikhsan telah meninggal dunia pada Sabtu (11/7) petang. Selepas Isya, dia mengabarkan hal tersebut kepada keluarga.

"Betul, kemarin saya mendapatkan kabar itu dan disampaikan kepada keluarga. Saya tunggui sampai jam 02.00 WIB tadi," kata Hadi saat dihubungi detikcom, Minggu (12/7).

Meski didatangi petugas, Kemis, ayah Ikhsan, mengaku tidak mendapatkan penjelasan terkait penyebab kematian anaknya. Dia pun hanya mendengar kabar adanya penembakan.

"Saya dengar ditembak. Saya kan pengin tahu salahnya apa kok sampai ditembak sampai meninggal? Ditembak apanya?" kata Kemis saat dihubungi detikcom, Minggu (12/7/2020).

Kemis kemudian mengurus pemulangan jenazah di RSUP dr Kariadi Semarang. Sebelum dirawat di Kariadi, Ikhsan juga sempat ditangani di RS Bhayangkara.

Tonton video 'Polsek Daha Selatan Diserang Pria Bersamurai, Mobil Patroli Dibakar':

Selanjutnya
Halaman
1 2