Terpopuler di Jateng

Badan Merapi Sudah Menggembung, Ancaman Erupsi Bisa Mirip Tahun 2006

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 11:04 WIB
Kondisi Gunung Merapi dari Boyolali, Rabu (8/7/2020).
Kondisi Gunung Merapi dari Boyolali, Rabu --8/7/2020. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Yogyakarta -

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan bahwa saat ini badan Gunung Merapi sudah mengalami penggembungan. Melihat deformasi yang terjadi, BPPTKG memperkirakan perilaku erupsi Merapi akan mengikuti erupsi tahun 2006.

"Kondisi Merapi saat ini status masih waspada. Memang ada penggembungan tubuhnya, tetapi kecepatannya sampai sekarang adalah 0,5 sentimeter per hari," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida kepada wartawan di Pos Pengamatan Gunung Api Merapi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali, Rabu (8/7).

Penggembungan yang terjadi saat ini, kata Hanik, masih kecil. Namun kewaspadaan tetap diperlukan. Penggembungan itu bisa menjadi indikasi akan terjadi erupsi atau tumbuh kubah lava.

Dua hari kemudian, Hanik menyatakan bahwa dilihat dari deformasi yang terjadi, pihaknya memperkirakan jika terjadi erupsi, perilaku erupsinya akan mengikuti erupsi tahun 2006.

"Perilaku deformasi saat ini lebih mengikuti perilaku deformasi menjelang erupsi 2006, sehingga perilaku erupsi nantinya diperkirakan akan mengikuti perilaku erupsi 2006," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangannya, Jumat (10/7).

Tonton juga 'Usai Erupsi Merapi, Balai Konservasi Turun Bersihkan Candi Borobudur':

[Gambas:Video 20detik]

Erupsi Gunung Merapi tahun 2006 terjadi cukup besar dan memakan korban jiwa, termasuk korban yang saat itu terperangkap di dalam bunker. Kondisi letusan Merapi saat itu, diperparah dengan terjadinya gempa yang melululantakkan sebagain Yogya dan Klaten dengan yang memakan ribuan korban jiwa.

Kondisi ini segera disambut oleh Gubernur Jateng dan DIY, karena letak Gunung Merapi memang berada di perbatasan kedua provinsi tersebut. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta warga berlatih evakuasi pengungsian dengan protokol kesehatan karena sedang terjadi Pandemi Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2