Ada Penambahan Kasus Corona, SMP di 13 Kecamatan Batal Dibuka

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:42 WIB
Persiapan new normal di sekolah Brebes
Foto: Ilustrasi persiapan new normal di sekolah Brebes (Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Rencana Pemerintah Kabupaten Brebes membuka kembali kegiatan belajar siswa SMP di 13 kecamatan pada pekan depan dibatalkan. Gugus Tugas COVID-19 hanya merekomendasikan satu sekolah yang menjadi percontohan yakni SMPN 2 Brebes.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya penambahan kasus virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Brebes. Sektetaris Gugus Tugas COVID-19, Djoko Gunawan mengatakan dari hasil rapat disepakati kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Senin (13/7) pekan depan ditunda.

"Hasil rapat Gugus Tugas disepakati untuk ditunda, kecuali SMP Negeri 2 Brebes sebagai percontohan. Alasannya karena masih ada penambahan jumlah pasien COVID-19. Pelaksanaan kegiatan belajar di 13 kecamatan ditunda sambil mengevaluasi SMPN 2 yang disiapkan sebagai simulasi KBM," kata Djoko Gunawan saat dihubungi via telepon, Jumat (10/7/2020).

Djoko menyebut pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap perkembangan kasus Corona di Brebes. Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan apakah kegiatan belajar mengajar bisa kembali digelar di sekolah.

"Kita evaluasi dulu selama sepekan, nanti baru diputuskan apakah bisa dimulai apa tidak," tuturnya.

Sebelumnya, keputusan untuk membuka kembali SMP di 13 kecamatan itu tertuang dalam Surat Edaran nomor 420/01618/ 2020 tentang Layanan Uji Coba Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka pada tahun 2020/2021 di masa pandemi COVID-19 di Brebes. SE yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes itu menyebutkan kegiatan belajar mengajar di sekolah bakal dimulai pada 13 Juli 2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2