Pria Ini Iming-iming Bantu Teman Bayar Utang, Ternyata Duit Palsu

Saktyo Dimas R - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 14:44 WIB
Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana menunjukkan barbuk uang palsu
Foto: Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana menunjukkan barbuk uang palsu (Saktyo Dimas/detikcom)

"Kami akan kembangkan kasus peredaran upal ini di Kendal. Kami harap masyarakat untuk tetap berhati-hati, lebih teliti dan jangan mudah tertipu orang dengan iming-iming bisa gandakan uang," pesannya.

Atas perbuatannya, tersangka Wawan dijerat dengan pasal 36 ayat 2, 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Wawan terancam hukuman maksimal paling lama 15 tahun penjara.

Selain kasus peredaran uang palsu, polisi juga menjabarkan sejumlah kasus yang terungkap di Kendal di antaranya kasus curat, pencurian motor, dan perjudian. Para pelaku yang ditangkap dalam periode Bulan Juni 2020 dihadirkan dalam jumpa pers ini.

"Ada sembilan pelaku tindak kriminal lainnya yang kita amankan periode Bulan Juni. Kami juga berusaha untuk menangkap para pelaku kriminal yang tentunya meresahkan warga Kendal," tuturnya.

Halaman

(ams/sip)