Pria Klaten Sulap Limbah Kayu Jadi Sepeda, Dari Mana Sih Idenya?

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 17:11 WIB
Sarijo berpose dengan sepeda kayunya di jalan Yogya-Solo, tugu batas Klaten-Sukoharjo, Minggu (28/6/2020).
Sarijo dan sepeda limbah kayu buatannya (Foto: Dok. Sarijo)

Dia juga memanfaatkan lapisan karet bekas roda truk agar sepedanya bisa berjalan. Menurutnya, bagian tersulit saat membuat sepeda ada di bagian roda.

"Rodanya saya mal (pola) dulu supaya pas lingkarannya. Roda depan tingginya 120 cm dan roda belakang kecil cuma tinggi 30 cm," tutur Sarijo.

Lantas berapa biaya produksi yang dikeluarkan Sarijo untuk membuat sepeda kayunya itu?

"Kalau biaya saya tidak bisa hitung mas, soalnya semua cuma limbah. Itu pun mungut dari tempat kerja," terangnya.

Sarijo di bengkel limbah kayu tempatnya bekerjaPria Klaten Sulap Limbah Kayu Jadi Sepeda, Dari Mana Sih Idenya? Foto: Sarijo di bengkel limbah kayu tempatnya bekerja (Achmad Syauqi/detikcom)

Saat ini sepeda kayu buatannya masih digunakan untuk bersepeda santai keluarganya. Kadang sepeda itu juga dia pakai untuk gowes bersama juragan mebel tempatnya bekerja.

"Sepeda saya gunakan untuk bersepeda santai sama anak dan istri. Kadang sama juragan kalau liburan," ujar Sarijo.

Meski begitu, Sarijo berkeinginan untuk memproduksi massal sepeda kayu buatannya itu. Namun, dia terkendala biaya dan bahan baku kayu.

"Penginnya bisa produksi banyak tapi wong modalnya juga tidak ada. Nyari kayu waru sekarang susah dan saya kalau mau buat ya harus kuat agar tak mengecewakan orang," terang Sarijo.

Halaman

(ams/sip)