Etnomusikolog: Nada Yamko Rambe Yamko Sudah Terpengaruh Barat

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 18:48 WIB
Pertunjukan seni budaya memeriahkan HUT ke-47 Korpri di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Salah satunya adalah tarian asal Papua.
Ilustrasi. Pertunjukan seni budaya memeriahkan HUT ke-47 Korpri di Istora Senayan, Jakarta pada tahun 2018 silam. Salah satunya adalah tarian asal Papua. (Foto: Rengga Sancaya)
Solo -

Lagu Yamko Rambe Yamko menjadi perbincangan karena disebut-sebut bukan berasal dari Papua. Dari sisi musiknya, etnomusikolog Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Zulkarnain Mistortoify, menilai notasi lagu itu banyak terpengaruh Barat.

Zulkarnain mengatakan kemungkinan hal tersebut terjadi karena bangsa Barat lama berdiam di tanah Papua. Dia menilai wajar jika Yamko Rambe Yamko bernada diatonis.

"Lagu ini pengaruhnya dari Barat cukup banyak, mungkin karena banyak misionaris di sana. Kalau dibandingkan dengan lagu Papua yang masih pedalaman, berbeda sekali," kata Zulkarnain saat dihubungi detikcom, Senin (29/6/2020).

Namun Zul tidak berani menyimpulkan apakah Yamko Rambe Yamko bukan berasal dari Papua. Sementara yang menjadi polemik saat ini, bahasa dalam lagu tersebut dinilai bukan bahasa suku di sana.

"Kalau asalnya saya tidak bisa memastikan. Kalau soal bahasa mungkin ahli bahasa akan lebih paham," ujar dia.

Menurutnya, persoalan lagu daerah ataupun lagu nasional sudah muncul sejak lama. Dia bahkan memperkirakan ke depan masih akan muncul kembali orang yang mempersoalkan lagu daerah.

Selanjutnya
Halaman
1 2