Ganjar Sebut Masih Ada 2 Daerah Zona Merah Corona di Jateng, Mana Saja?

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 17:01 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (15/6/2020).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (15/6/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan zona merah virus Corona (COVID-19) di wilayahnya tinggal dua daerah. Dua daerah itu adalah Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

"Dapat laporan dari tim ahli, yang merah tinggal dua. Yang pertama Kota Semarang yang kedua Demak," kata Ganjar usai rapat penanganan COVID-19 di kantornya, Semarang, Senin (29/6/2020).

Meski demikian, lanjutnya, saat ini masih ada 11 daerah yang masih diawasi dan butuh perhatian khusus. Daerah-daerah tersebut masuk kategori sedang.

"Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping dua daerah itu. Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang," jelasnya.

Ia berharap pengendalian penyebaran Corona bisa dilakukan terlebih lagi menyusul dicabutnya maklumat Kapolri. Untuk zona merah seperti Kota Semarang, Ganjar berharap jangan dulu ada pelonggaran.

"Justru dengan kondisi Semarang itu sebaiknya diperketat lagi agar kita bisa mengendalikan. Masyarakat tolong bantu wali kota agar ini bisa terkendali dengan baik dan tentu Wali Kota Semarang tidak bisa sendirian maka tugas saya membantu dan meng-cover kejadian yang berhubungan dengan Kota Semarang," ujarnya.

"Umpama Demak karena Demak ini juga naik, kemudian yang dekat-dekat seperti Salatiga, Kendal, Kabupaten Semarang dan Grobogan, yang juga masih dalam pengawasan," sambung Ganjar.

Ganjar juga mengingatkan agar daerah yang sudah masuk zona kuning dan mendekati hijau agar tetap waspada.

"Yang kuning mendekati hijau, kami minta bupati, wali kota tetap hati-hati, jangan sembrono, cek terus konsistensinya terhadap penambahan agar tidak repot ketika tarik kebijakan," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2