Massa 'Brebes Bergerak' Desak RUU HIP Dicabut dari Prolegnas

Imam Suripto - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 12:26 WIB
Aksi menolak RUU HIP di Brebes, 29 Juni 2020
Aksi menolak RUU HIP di Brebes (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Massa dari berbagai ormas di Kabupaten Brebes menggelar aksi bersama yang dinamai 'Brebes Bergerak Tolak Komunisme dan Cabut RUU HIP'. Selain menolak RUU HIP, massa juga menuntut pencabutan RUU HIP dari Prolegnas.

Peserta aksi berkumpul di kompleks Islamic Center, Brebes pada sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu menggelar orasi, pernyataan sikap, dilanjutkan long march menuju gedung DPRD.

"Aksi damai 'Brebes Bergerak' menuntut agar pemerintah menolak dan mencabut RUU HIP dan tolak komunisme di Indonesia. Luruskan niat menjaga keutuhan bangsa dan negara. Kami percaya saudaraku akan menjaga martabat diri untuk tetap rendah hati jaga hati," papar Koordinator aksi, Azmi Abdul Majid, Senin (29/6/2020).

Di depan gedung DPRD, massa kembali melanjutkan aksi demo dengan melakukan orasi kebangsaan. Satu per satu perwakilan ormas naik ke podium untuk berorasi.

Azmi Abdul Majid mengatakan ormas yang akan ikut bergabung adalah Pemuda Pancasila, Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, Mujahidah Pembela Islam, FKAM, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Kokam Muhammadiyah, IMM, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci, Sepakat Brebes Bermartabat, Persis, dan Formasi.

"Tuntutan kami (RUU HIP) dicabut dari Prolegnas supaya tidak ada lagi pembahasan. Jangan sampai hanya di-pending, karena bisa saja nanti disahkan tengah malam sebagai UU," ujar Azmi.

Karena masih dalam masa pandemi COVID-19, massa pendemo harus menerapkan protokol kesehatan.

"Disampaikan kepada peserta sebelum demo agar memperhatikan protokol kesehatan. Semua pakai masker. Kemudian tidak boleh membawa bendera partai apapun dan jangan lupa menjaga ketertiban," tutur Azmi.