Viral Video Pemotor di Sleman Jatuh Usai Dikejar Orang Bersenjata Tajam

ADVERTISEMENT

Viral Video Pemotor di Sleman Jatuh Usai Dikejar Orang Bersenjata Tajam

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 18:29 WIB
Ilustrasi Begal
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Sleman -

Seorang pemotor berinisial YG (35) mengaku dibuntuti oleh beberapa orang yang diduga akan melakukan tindakan klitih. Insiden ini terjadi pada Kamis (25/6) malam pukul 23.15 WIB di Jalan Gendol, Banyurejo, Tempel, Sleman.

Insiden ini sempat diunggah oleh akun twitter @ctrsoc."Info gan telah terjadi klitih tadi malam sekitar jam 11 malam, lokasi jalan tempel-gendol, korban orang denokan minggir mengalami luka sabetan di kaki sudah dibawa ke puskesmas seyegan, pelaku lari ke arah selatan (kemusuh)," tulis akun tersebut seperti yang dilihat detikcom pada Jumat (26/6/2020).

Akun itu juga mengunggah video. Dalam video yang diunggah dengan durasi 17 detik itu nampak ada ceceran darah di jalan. Kemudian pada video kedua yang berdurasi 44 detik, korban berlari meminta bantuan.

"Video cctv, setelah terbcok, korban lari ke desa gondang nglengis minta pertolongan, kasus sudah ditangani polsek tempel, Semoga cepat tertangkap," lanjutnya.

Saat dimintai konfirmasi terkait kejadian dalam video tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tempel Iptu Aji membenarkan peristiwa itu terjadi di Sleman. Namun, dia belum bisa memastikan apakah itu klitih atau bukan.

"Pada Kamis tanggal 25 Juni 2020 jam 23.15 WIB di Jalan Gendol Banyurejo tepatnya di pertigaan Dusun Gondang, Banyurejo, Tempel, Sleman telah terjadi laka karena dikejar sama beberapa pemuda yang mengendarai sepeda motor matik dan KLX dengan membawa sajam," kata Aji melalui pesan singkat, Jumat (26/6/2020).

"Hanya saja kami tidak dapat memastikan itu klitih apa bukan, karena penganiayaan itu belum terjadi. Korban terluka karena terjatuh dari motor atau kecelakaan tunggal," imbuhnya.

Aji menjelaskan kronologi kejadian itu yaitu korban pulang dari rumah pacarnya di daerah Murangan, Sleman pada pukul 23.00 WIB. Korban kemudian merasa dibuntuti oleh dua kendaraan di kawasan Tambakrejo.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT