Round-Up

Drama Kejar-kejaran Mahasiswa Penembak Mantan Pacar dengan Anggota TNI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 21:30 WIB
Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar lapak jual-beli air gun ilegal via medsos. Para pelaku dan barang bukti ditunjukkan.
Ilustrasi airgun. Foto: Puluhan airgun ilegal disita Polres Pelabuhan Tj Priok. (Pradita Utama)
Sleman -

Seorang pemuda asal Bantul berinisial HN (20) tega menembak mantan pacarnya berinisial F (18) dengan airgun. Penyebabnya, HN cemburu karena melihat mantan pacarnya itu bersama pria lain.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/6) pukul 14.30 WIB. HN yang berstatus mahasiswa itu melepaskan tiga tembakan ke F dan dua temannya berinisial YS (18), dan IZ (18).

"Iya ada kejadian penembakan di Blunyahgede, Mlati dengan airgun. Saat ini pelaku sudah kami tangkap. Pelaku merasa cemburu karena melihat korban berboncengan dengan pria lain yakni YS (18)," kata Kanit Reskrim Polsek Mlati, Sleman, Iptu Dwi Noor Cahyanto saat dihubungi wartawan, Kamis (25/6/2020).

Peristiwa itu bermula saat pelaku janjian untuk bertemu di rumah korban. Kala itu, HN melihat F diboncengkan YS dan merasa cemburu.

"Pelaku yang telah menunggu di sekitar lapangan Ledok Blunyahgede melihat korban yang merupakan mantan pacarnya berboncengan dengan pria lain. Jadi motifnya karena pelaku cemburu," ungkapnya.

"Melihat korban bersama pria lain, akhirnya pelaku mengejar dan dari jarak tujuh meter pelaku mengeluarkan senjata berupa airgun dan melepaskan tembakan ke arah korban termasuk YS dan IZ. Ketiganya langsung kabur, beruntung tidak ada yang mengalami luka karena tembakan pelaku hanya mengenai kendaraan korban," lanjutnya.

Dwi melanjutkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran di Jalan Monjali, Blunyahgede, Mlati, Sleman. Seorang saksi bernama Mardoyo (49) yang juga ternyata anggota TNI. Saksi Mardoyo kemudian mengejar pelaku karena sebelumnya telah melepaskan tembakan.

Tonton juga video 'Video Detik-detik Polisi Tembak Pria Kulit Hitam di Atlanta':

Selanjutnya
Halaman
1 2