Update Corona di Jateng 22 Juni: 2.763 Positif, 1.077 PDP Meninggal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 11:17 WIB
Update Corona Jateng, Senin (22/6/2020) pukul 10.25 WIB.
Foto: Update Corona Jateng, Senin (22/6/2020) pukul 10.25 WIB. (corona.jatengprov.go.id)
Yogyakarta -

Pemprov Jawa Tengah memperbarui data kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Tercatat ada 2.763 kasus positif virus Corona dan 1.077 pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal di Jateng saat ini.

Dari data yang diunggah website corona.jatengprov.go.id, Senin (22/6/2020) pukul 10.25 WIB, dari 2.763 kasus positif virus Corona di Jateng, 1.285 pasien di antaranya dirawat (46,51 persen), 1.246 sembuh (45,1 persen), dan 232 meninggal dunia (8,4 persen).

Dibandingkan dengan data kemarin malam, jumlah kasus virus Corona di Jateng bertambah 27 kasus. Selain itu, jumlah pasien Corona yang dirawat berkurang 55 orang, jumlah pasien Corona sembuh bertambah 40 orang, dan jumlah pasien Corona yang meninggal dunia bertambah 5 orang.

Persebaran pasien Corona yang masih dirawat di Jateng saat ini di antaranya 137 pasien di Kabupaten Temanggung, 78 di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, 55 di RSUP Dr Kariadi Semarang, 45 di RSUD RA Kartini Jepara, 43 di RSUD Loekmono Hadi Kudus, dan 40 di RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Selanjutnya, persebaran pasien Corona yang sembuh di Jateng di antaranya 118 pasien di RSUP Dr. Kariadi Semarang, 96 di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang, 60 di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo, 56 di RSUD Setjonegoro Wonosobo, 51 di RSUD Djoyonegoro Temanggung, dan 40 di RSUD Dr Moewardi Solo.

Terakhir, persebaran pasien Corona yang meninggal dunia di Jateng di antaranya 38 pasien di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, 28 di RSUD Sunan Kalijaga Demak, 25 di RSUP Dr Kariadi Semarang, 16 di RSUD Dr Moewardi Solo, 9 di RS Panti Wilasa Citarum, dan 8 di RS Panti Wilasa dr Cipto.

Pemprov Jateng juga mengungkap data jumlah kasus PDP virus Corona di wilayahnya saat ini 7.706 kasus. Terdiri dari 909 PDP dirawat (11,8 persen), 5.720 sembuh (74,23 persen) dan 1.077 meninggal dunia (13,98 persen).

Selanjutnya
Halaman
1 2