13 SMPN Kekurangan Siswa, PPDB Purworejo Diperpanjang

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 09:59 WIB
Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Purworejo
Foto: Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Purworejo (Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Purworejo, Jawa Tengah diperpanjang. Hal ini dilakukan karena ada 13 SMP Negeri yang masih belum memenuhi jumlah calon siswa sesuai kuota.

PPDB online SMPN ini dibuka sejak Senin (15/6) hingga Kamis (18/6). Namun selama empat hari pendaftaran, dari 43 SMP Negeri masih ada 13 SMP Negeri di Purworejo yang masih kekurangan calon siswa.

"Sampai penutupan pendaftaran pada Kamis (18/6) kemarin memang masih ada 13 SMP Negeri yang kekurangan peserta didik baru," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto ketika dihubungi detikcom, Sabtu (20/6/2020).

Sukmo merinci ke-13 SMP Negeri yang belum memenuhi kuota peserta didik baru yaitu SMPN 43 satu atap, SMPN 41, SMPN 35, SMPN 38, SMPN 17, SMPN 30, dan SMPN 24. Kemudian SMPN 39, SMPN 42, SMPN 37, SMPN 29, SMPN 26 dan SMP N 22.

"Di SMPN 24, dari jumlah kuota 192 masih terpenuhi 95 jadi masih kurang 97 peserta didik," tutur Sukmo mencontohkan sekolah yang kekurangan siswa.

Tonton juga 'PPDB Jateng Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!':

[Gambas:Video 20detik]

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya langsung menggelar rapat pada Jumat (19/6) dan memutuskan untuk memperpanjang PPDB SMPN. Diharapkan kuota ke-13 SMPN itu bisa terpenuhi. Sesuai rencana, perpanjangan masa pendaftaran tersebut akan dimulai pekan depan pada hari Senin (22/6) dan Selasa (23/6).

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, guna pemenuhan kapasitas yang belum terpenuhi maka Dindikpora Kabupaten Purworejo memberikan izin untuk membuka gelombang baru PPDB secara offline selama dua hari dari tanggal 22-23 Juni 2020 untuk memenuhi daya tampung siswa yang tersedia kepada kepala SMP Negeri tersebut," terangnya.

(ams/ams)