BKSDA Pasang Jebakan untuk Tangkap Monyet di Taman Balekambang Solo

Kartika Bagus - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 17:36 WIB
Monyet di Taman Balekambang, Solo.
Monyet di Taman Balekambang, Solo. (Foto: Kartika Bagus/detikcom)
Solo -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah akan memasang jebakan kandang untuk monyet di Taman Balekambang, Solo. Setelah tertangkap, monyet akan dilepasliarkan di kawasan Gunung Lawu, Karanganyar.

"Nantinya kita seksi wilayah 1 bersama tim Polisi Kehutanan, memasang jebakan untuk menangkap monyet ekor panjang, 10 ekor ini dan rencananya akan pindahkan di TWA Grojokan Sewu yang merupakan habitatnya," kata Kepala BKSDA Jawa Tengah Darmanto saat berkunjung ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo, Jumat (12/6/2020).

Alternatif lainnya monyet yang tertangkap akan dikembalikan di kawasan Gunung Clereng, Kulon Progo, DIY yang juga merupakan habitat monyet ekor panjang.

"Sehingga nantinya monyet tersebut tidak mengganggu dan akan hidup di alam di kawasan konservasi yang ada di wilayah BKSDA Jawa Tengah," jelas Darmanto.

Darmanto menyebut meski monyet ekor panjang bukan hewan langka, namun BKSDA akan berupaya melepasliarkan satwa itu ke habitatnya agar tidak masuk ke permukiman warga. Darmanto juga menegaskan kalau monyet ekor panjang bukan termasuk hewan yang membahayakan.

"Meskipun bukan hewan langka, namun sebagaimana tupoksi BKSDA Jawa Tengah mempunyai tugas untuk melindungi hewan bersama masyarakat," ujarnya.

Terkait monyet liar yang ada di Taman Wisata Balekambang, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan bahwa mengatasi monyet ini memang susah.

"Kalau kita tembak nanti kita salah, kalau tidak ngrusak rumah dan tanaman," jelasnya.

Rudy mengusulkan monyet itu nantinya dimasukkan ke TSTJ jika lahannya masih tersedia. "Namun usulan untuk dilepasliarkan juga langkah yang bagus dari BKSDA Jawa Tengah," ujar Rudy.