Ganjar Minta Bupati-Walkot Turun Tangan Tangani Banjir Rob di Pantura

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 15:43 WIB
Banjir rob yang terjadi di pemukiman warga Kota Pekalongan yang berada di pesisir Utara, Senin malam (1/6/2020) kian tinggi. Sejumlah warga dievakuasi.
Banjir rob yang terjadi di permukiman warga Kota Pekalongan yang berada di pesisir utara Jateng, Senin (1/6/2020). (Robby Bernardi/detikcom)
Semarang -

Gubernur Ganjar Pranowo meminta kepala daerah yang wilayahnya terdampak banjir rob pantai utara (pantura) Jawa Tengah bertindak. Pemprov Jateng akan membantu melakukan tindakan darurat.

"Saya minta semua bupati-wali kota yang daerahnya terkena rob turun semuanya. Kami dari Provinsi juga akan membantu. Kita butuh kerja sama untuk menyelamatkan orangnya, sambil melakukan tindakan-tindakan darurat," kata Ganjar di kantornya, Kamis (4/6/2020).

Ganjar menjelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan saat ini masuk musim pancaroba, sehingga gelombang laut cukup tinggi. Beberapa daerah terkena rob mulai Brebes, Tegal, Pekalongan, hingga Demak. Tindakan darurat, disebut Ganjar, terus dikebut saat ini. Rencana penanggulangan sistematis rob kawasan pesisir pantura Jateng sudah dilaksanakan, tapi terpengaruh pandemi virus Corona (COVID-19).

"Misalnya di daerah Pekalongan itu, kan dibuat tanggul raksasa yang dulu rencananya selesai dalam satu tahun anggaran. Kalau tidak salah anggarannya Rp 90 miliar. Tapi, karena COVID-19, Kementerian melakukan refocusing anggaran dan saat ini proyek itu dilaksanakan dengan mekanisme multi-years," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2