Tradisi Syawalan Terbangkan Balon Udara, Warga Kucing-kucingan dengan Polisi

Robby Bernardi - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 12:05 WIB
Petugas gabungan sita balon udara dan petasan di Kota Pekalongan, Minggu (31/5/2020).
Petugas gabungan sita balon udara dan petasan di Kota Pekalongan, Minggu (31/5/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Warga di Kota Pekalongan, Jawa Tengah menggelar tradisi syawalan dengan menerbangkan balon udara. Langit wilayah Kota Pekalongan dan sebagian Kabupaten Pekalongan pun dihiasi balon-balon udara tanpa awak.

Pantauan detikcom, tradisi balon udara yang biasa dilakukan warga Kota Pekalongan sepekan setelah hari raya Idul Fitri kali ini dilakukan dengan kucing-kucingan. Menyusul aturan yang melarang menerbangkan balon udara karena membahayakan penerbangan pesawat dan suasana pandemi virus Corona (COVID-19).

Petugas kepolisian yang sudah melakukan patroli sejak pagi, harus kejar-kejaran dengan warga yang siap menerbangkan balon udara. Setiap petugas gabungan datang ke lokasi, warga langsung bubar.

Seperti petugas gabungan Polri, TNI dan kecamatan di Pekalongan Selatan. Petugas sementara ini telah mengamankan belasan balon udara yang belum sempat terbang dan ratusan renteng petasan.

Petugas gabungan sita balon udara dan petasan di Kota Pekalongan, Minggu (31/5/2020).Petugas gabungan sita balon udara dan petasan di Kota Pekalongan, Minggu (31/5/2020). Foto: Robby Bernardi/detikcom

"Kita sejak pagi telah mengamankan lebih dari 15 balon, kalau petasan ada ratusan," kata Kapolsek Pekalongan Selatan AKP Basuki di lokasi, Minggu (31/5/2020).

"Kalau pelakunya, begitu kita sampai ke lokasi sudah bubar, membiarkan balon di lokasi," tambah Basuki.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2