Komplotan Pencuri Motor dan Senapan yang Beraksi 9 TKP Diciduk Polisi

Aris Arianto - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 18:38 WIB
Lima pencuri motor dan senapan di Wonogiri dibekuk polisi, Sabtu (30/5/2020).
Foto: Lima pencuri motor dan senapan di Wonogiri dibekuk polisi, Sabtu (30/5/2020). (Dok Polres Wonogiri)
Wonogiri -

Sebanyak lima orang pencuri sepeda motor dan seorang pencuri senapan angin ditembak di bagian kaki oleh anggota Polres Wonogiri. Mereka ditembak karena melawan petugas saat hendak diamankan.

"Para pelaku ini memberikan perlawanan ketika akan ditangkap. Oleh karena itu diberi tindakan tegas. Saat ini mereka ditahan di Mapolres Wonogiri dengan status tersangka," kata Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing saat jumpa pers di Mapolres Wonogiri, Sabtu (30/5/2020).

Dia mengatakan, polisi telah mengamankan enam pelaku pencurian. Terdiri dari lima pencuri sepeda motor dan seorang pencuri senapan angin. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda selama dua pekan menjelang Lebaran. Sementara aksi pencurian yang mereka lakukan pada rentang waktu Januari-April 2020.

Ada dua kelompok pencuri yang beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor. Kelompok pertama terdiri dari tiga tersangka yaitu Yoga Ariyanto (38), yang beralamat di Kecamatan Karanganom Klaten, Nanang Haryanto (35), warga Kecamatan Imogiri Bantul, dan Suyoko (30), warga Kecamatan Karangpandan Karanganyar.

Kelompok ini, jelas dia, beraksi di tujuh TKP. Meliputi Kecamatan Ngadirojo, Slogohimo, Purwantoro, Bulukerto, Giriwoyo dan Wonogiri Kota. Mereka beraksi berpasangan dan saling bergantian.

"Masing-masing TKP didapat satu sepeda motor. Yaitu dua unit Honda Beat, dua unit Yamaha Vixion, satu unit Honda Mega Pro, satu unit Honda Vario dan satu unit Honda Verza," urai dia.

Ketiga tersangka itu melakukan aksinya di malam maupun siang hari. Modusnya, satu pelaku mengawasi situasi di sekitar lokasi terparkirnya sepeda motor seperti di garasi, teras rumah maupun di pinggir jalan. Sedangkan seorang pelaku lain menyikat sepeda motor korban.

"Sepeda motor hasil curian dijual kepada salah satu penadah di Kecamatan Masaran, Sragen yang masih buron. Per unit motor dijual kisaran harga Rp 2 juta-Rp 2,5 juta. Hasil pencurian dibagi rata oleh para pelaku pencurian," beber dia.

Para tersangka ditangkap setelah Resmob mendapatkan informasi terkait dengan ciri-ciri pelaku dari saksi mata. Tersangka Nanang dan Yoga ditangkap di Sragen bersama dengan barang bukti. Sedangkan tersantgka Suyoko ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2