Polisi Ungkap Pengakuan Kapolsek yang Tabrak dan Tewaskan 2 Orang di Rembang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 14:07 WIB
Ayah korban balita, Mahfudz menyebut Kapolsek yang menabrak rumahnya sempat mengelak bahwa ia yang mengendarai mobil tersebut.
TKP rumah yang ditabrak Kapolsek di Rembang. (Foto: Arif Syaefudin)
Semarang -

Kapolsek di Rembang, Iptu S yang menabrak rumah dan menewaskan dua orang penghuninya hingga saat ini masih diperiksa Polda Jawa Tengah. Propam pun mendalami adanya unsur kelalaian dalam peristiwa itu.

"Untuk anggota Polri masih dalam pemeriksaan dan pendalaman. Apakah ada unsur kelalaian atau ada unsur kesengajaan," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar F Sutisna, Rabu (27/5/2020).

Iskandar menyebut banyak faktor yang bisa menyebabkan kecelakaan itu terjadi. Dari pengakuan Iptu S dia menabrak rumah korban karena berusaha menghindari orang.

"Di tengah jalan melihat orang berdiri dan menghindar hingga menabrak rumah," terangnya.

Iskandar juga mengucapkan bela sungkawa, sedangkan pihak Polres Rembang sudah memberikan santunan dan berbagai hal termasuk membantu mengurus asuransi.

"Kami mengucapkan bela sungkawa," tegasnya.

Sebelumnya, satu unit mobil jenis Isuzu panther bernomor polisi L 1476 GK menabrak rumah warga Senin, (25/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam insiden tersebut dua orang meninggal dunia yakni seorang balita perempuan usia tiga tahun dan neneknya Yasri (50). Kedua korban meninggal saat dilarikan ke Puskesmas.

Simak video 'Mobil Kapolsek Tabrak Rumah di Rembang, Balita dan Neneknya Tewas':

Selanjutnya
Halaman
1 2