Bupati Karanganyar Ngaku Dicolek Ganjar Soal Salat Id di Alun-alun: Bukan Teguran

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 15:00 WIB
Bupati Karanganyar mengumumkan kasus Corona pertama di daerahnya, 10/4/2020
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto: Istimewa
Karanganyar -

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengakui dihubungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terkait keputusannya mengizinkan warga Karanganyar menggelar salat Idul Fitri di masjid dan alun-alun. Meski begitu, Yuli, sapaan akrabnya, tetap bergeming dan menyatakan akan bertanggungjawab pada keputusannya.

"Benar (dihubungi). Tapi beliau sifatnya hanya konfirmasi, bukan teguran," ujar Yuli, ditemui detikcom di ruang kerjanya, Jumat (22/5/2020).

Politikus Partai Golkar itu mengatakan Ganjar menanyakan perihal kebijakannya mengizinkan salat Id di luar rumah, melalui grup WhatsApp bupati/wali kota se-Jawa Tengah. Konfirmasi Ganjar itu pun berakhir setelah Yuli memberikan jawaban.

"Sebenarnya WA-nya itu di grup bupati/wali kota se-Jateng, tidak pribadi langsung. Di situ beliau konfirmasi, apa betul seperti ini pak bupati. Saya jawab, betul pak, saya bertanggungjawab. Saya akan patuhi protokol kesehatannya dengan ketat," urai Yuli.

Mahfud MD Ajak Salat Id di Rumah, Halal Bi Halal Virtual:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2