Seruan Sultan HB X: Salat Idul Fitri di Rumah dan Tidak Mudik

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 22:19 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (18/5/2020).
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (18/5/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menganjurkan umat Islam di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1441 H di rumah masing-masing. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Sultan menyebut bahwa anjuran itu mengacu pada pelaksanaan salat wajib yang selama pandemi Corona ini dilaksanakan di rumah. Terlebih, salat Id bersifat sunah.

"Untuk salat Id itu dilakukan di rumah, tidak perlu di masjid maupun di lapangan. Toh, faktanya untuk salat yang sifatnya wajib juga dilakukan di rumah, apalagi salat Id kan sunah," kata Sultan saat ditemui wartawan di Gedhong Pracimosono, kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kota Yogyakarta, Senin (18/5/2020).

Selain itu, Sultan akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan mudik. Bukan tanpa alasan, hal itu semata-mata untuk memutus penyebaran COVID-19.

"Itu yang pertama, kedua, diharapkan juga bagi masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, tidak mudik dan sebagainya, dengan harapan bisa cepat menyelesaikan masalah COVID-19 ini. Jadi kami akan campaign (kampanye) terkait masalah itu, ke kabupaten dan kota (se-DIY)," ucapnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY mengeluarkan tausiah terkait anjuran salat Id di rumah. MUI DIY juga mengeluarkan tata cara pelaksanaan salat Id di rumah masing-masing.

Ketua Komisi Fatwa MUI DIY, Prof. Makhrus Munajat menyebut anjuran tersebut tertuang dalam tausiah MUI DIY Nomor: A-465/MUI-DIY/V/2020 tentang penyelenggaraan salat sunah Idul Fitri di rumah. Tausiah itu dikeluarkan untuk mencegah penyebaran virus Corona, khususnya di DIY.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2