Perusahaan di Klaten Diminta Bayar THR, Bupati: Bandel Akan Ada Sanksi

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 03:41 WIB
Bupati Klaten, Sri Mulyani, Jumat (15/5/2020).
Bupati Klaten, Sri Mulyani, Jumat (15/5/2020). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Perusahaan yang ada di Kabupaten Klaten diminta untuk tetap memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawan. Jika nekat tidak membayar tanpa alasan, Pemkab Klaten menyiapkan sanksi.

"THR untuk perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Klaten wajib, harus diberikan pada karyawan dan karyawati. Nanti dari Dinas Tenaga Kerja akan berikan surat edaran bagi perusahaan-perusahaan," kata Bupati Klaten Sri Mulyani, Sabtu (16/5/2020).

Mulyani menegaskan, bagi perusahaan yang nekat tidak memberikan THR kepada karyawannya, Pemkab Klaten akan berikan teguran. Jika perlu akan ada sanksi.

"Pasti akan kita berikan teguran. Pasti akan ada sanksi sebab THR itu haknya karyawan dan karyawati," lanjut Mulyani.

Selain itu, lanjut Mulyani, THR saat ini sangat dibutuhkan para karyawan dan karyawati di tengah kondisi pandemi Corona. Kondisi masyarakat sedang susah.

"Apalagi kondisi saat ini kan masyarakat lagi kesusahan. Tentunya menjadi hukumnya wajib untuk memberikan THR yang memang menjadi haknya karyawan," sambung Mulyani.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2