Pemda DIY Akan Pakai Danais untuk Atasi Pandemi COVID-19

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 22:01 WIB
Pimpinan Paniradya Kaistimewan DIY, Beny Suharsono, Senin (11/5/2020).
Pimpinan Paniradya Kaistimewan DIY, Beny Suharsono, Senin (11/5/2020). (Foto: Dok. Humas Pemda DIY)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat untuk memakai Dana Keistimewaan (Danais) dalam penanggulangan pandemi virus Corona (COVID-19). Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian RI.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian RI No.35/PMK/07/2020, Dana Keistimewaan bisa digunakan untuk menanggulangi COVID-19 dan untuk pemberdayaan masyarakat," kata Pimpinan Paniradya Kaistimewan, Beny Suharsono melalui keterangan tertulis, Senin (11/5/2020).

Paniradya Kaistimewaan adalah lembaga pengganti Asisten Keistimewaan. Tugas lembaga ini mengurus program keistimewaan DIY, mulai perumusan, monitoring, sampai evaluasi.

Benny melanjutkan, bahwa pada tanggal 13 Maret 2020 Paniradya sudah melayangkan surat kepada pemerintah pusat terkait dengan pelaporan administrasi penggunaan Danais termin pertama.

"Sebelum termin kedua bisa dicairkan, tentunya kami harus mengirimkan laporan administrasi termin pertama terlebih dahulu. Oleh karenanya, kami bersurat untuk mengirimkan pelaporan administrasinya. Lebih lanjut, kami selanjutnya tinggal menunggu verifikasi dari pusat," ucapnya.

Selanjutnya, dengan adanya ketegasan dari pemerintah terkait penggunaan Danais untuk COVID-19, Beny mengaku pihaknya saat ini tengah melakukan penghitungan mengenai proyeksi anggaran yang dibutuhkan untuk dapat memfasilitasi pihak terkait di DIY yang belum menerima bantuan.

Demikian halnya, Paniradya juga berkoordinasi dengan DPKA DIY untuk menentukan alokasi anggaran yang masih tersedia sembari proses verifikasi masih terus berjalan.