Berulah Lagi Todong Warga, 2 Napi Asimilasi Diciduk Polisi Yogya

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 16:17 WIB
Polsek Umbulharjo, Kota Yogyakarta amankan dua napi asimilasi yang ancam pemuda pakai sajam, Senin (4/5/2020).
Polsek Umbulharjo, Kota Yogyakarta amankan dua napi asimilasi yang ancam pemuda pakai sajam, Senin (4/5/2020). (Foto: Dok. Polsek Umbulharjo)
Yogyakarta -

Polisi mengamankan tiga orang yang mengancam seorang pemuda dengan senjata tajam (sajam) di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Setelah didalami, dua dari tiga pelaku ternyata narapidana (napi) yang belum lama bebas setelah mendapat asimilasi.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro menjelaskan, kejadian bermula saat DA (18) warga Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta memiliki masalah dengan seseorang dan hendak mencarinya. DA kemudian menghubungi salah satu rekannya dan akhirnya bertemu dengan dua napi asimilasi berinisial BA dan AA, dini hari tadi.

Adapun BA (20) adalah warga Sorowajan Baru, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Sedangkan AA (20) adalah warga Dusun Jogoripan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul.

"Mereka lalu ketemuan di warung burjonan (bubur kacang ijo) dan sepakat untuk orang yang dicari DA," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Dalam pencarian itu, BA dan AA berboncengan menggunakan sepeda motor jenis trail. Sedangkan DA bersama beberapa temannya mengendarai mobil.

Ketika mengitari Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Kerto, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, BA dan AA berpapasan dengan pelapor berinisial SDR (21) warga Sewon, Bantul. Karena tidak menyalakan lampu motor, pelapor meneriaki tersangka.

"Karena berpapasan di jalan dan motor pelaku tidak menggunakan lampu membuat pelapor kaget dan berteriak 'hoe'. Setelah itu pelapor dikejar oleh pelaku sampai masuk ke perkampungan Balerejo," ucapnya.

Selanjutnya, pelapor berbalik mengejar BA dan AA hingga Jalan Timoho setelah mendapat bantuan dari warga sekitar.

"Melihat pelaku dikejar oleh pelapor, DA turun dari mobil dengan menggunakan pedang dan ikut mengejar pelapor bersama pelaku. Karena itu pelapor berbalik arah dan terjatuh kemudian pelapor berteriak-teriak minta tolong," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2