Round-Up

Rombongan Pemudik Sewa Travel yang Akhirnya Semua Terkena Corona

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 08:59 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Cilacap -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkap adanya serombongan orang yang menyewa travel dari Jakarta lalu sembunyi-sembunyi melakukan mudik ke Cilacap. Belakangan diketahui, seluruh pemudik itu terkena Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi, membenarkan informasi itu. Dia menyatakan delapan orang itu dinyatakan positif hasil rapid test sehingga masih menunggu hasil swab. Namun diketakan bawadelapan orang tersebut kini telah disolasi di RSUD Majenang.

"Iya, masih rapid test. Mereka sudah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang, sambil menunggu hasil swab yang sudah dikirim ke laboratorium di Yogyakarta," kata Pramesti, Rabu (29/4).


Kedelapan adalah warga ini Cimanggu yang melakukan perjalanan mudik bersama pada tanggal 8 April lalu. Mereka di Jakarta tinggal dalam kontrakan yang sama dan juga bekerja di lokasi yang sama di sebuah konveksi.

Hasil positif COVID-19 rapid test itu diketahui ketika kakak dari salah satu pemudik meninggal dunia mendadak tak lama setelah kedatangan adiknya yag mudik. Kematian itu mencurigakan karena almarhum tidak memiliki riwayat bepergian atau datang dari wilayah zona merah Corona.

"Adiknya (si pemudik), kemudian dilakukan rapid test. Dan hasilnya positif," ujarnya.


Dari hasil itu kemudian petugas melakukan tracing. Pasalnya, dari keterangan si pemudik, dia datang bersama tujuh rekan lainnya dari Jakarta.

"Hasilnya, tujuh orang lainnya dari hasil rapid test juga positif. Dari delapan orang tersebut, terdapat satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan anak," ucapnya.

Simak video Kelabui Petugas, Pemudik Ini Nekat Sembunyi di Balik Terpal Pikap:

(mbr/mbr)