Belasan Warganya Reaktif Rapid Test, Kampung di Purworejo Diisolasi

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 15:29 WIB
Satu RT di Purworejo lockdown karena warganya reaktif usai kontak dengan tetangganya klaster Gowa, Rabu (29/4/2020).
Satu RT di Purworejo lockdown karena hasil tes warganya reaktif usai kontak dengan tetangganya klaster Gowa, Rabu (29/4/2020). (Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Belasan warga dalam satu RT di Purworejo reaktif rapid test setelah kontak dengan tetangganya peserta Ijtima Ulama Dunia, Gowa, yang positif virus Corona (COVID-19). Pihak kelurahan langsung menutup wilayah tersebut.

"Untuk lockdown sejak kemarin sore. Surat dari kelurahan juga sudah kami luncurkan ke Pak RT dengan tembusan sampai ke Pak Camat," kata Lurah Baledono Firman Isyanto ketika ditemui detikcom di kantornya, Rabu (29/4/2020).

Firman menjelaskan, sedikitnya 16 warga di RT 1 RW 7, Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo, yang hasil rapid test-nya reaktif pada Selasa (28/4) kemarin.

Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat setempat mengikuti rapid test karena ada warga setempat dari klaster Gowa yang dinyatakan positif virus Corona setelah hasil swab keluar. Namun dalam rapid test yang diikuti sekitar 23 orang itu hasilnya negatif.

Satu RT di Purworejo lockdown karena warganya reaktif usai kontak dengan tetangganya klaster Gowa, Rabu (29/4/2020).Lurah Baledono Firman Isyanto, Rabu (29/4/2020). (Rinto Heksantoro/detikcom)

Rapid test kedua kemudian dilaksanakan kembali dan diikuti oleh sekitar 33 warga lain yang merupakan tetangga dekat dan diduga pernah kontak dengan warga dari klaster Gowa tersebut. Hasilnya 16 orang dinyatakan reaktif. Pihak kelurahan langsung mengisolasi wilayah tersebut dengan menutup semua jalan masuk dan keluar.

"Untuk rapid test yang pertama hasilnya negatif, kemudian kami adakan rapid test kedua pada orang yang berbeda dari rapid test pertama. Hasilnya 16 dari 33 warga kami positif. Makanya langsung kami lockdown satu RT dengan jumlah sekitar 134 jiwa," lanjutnya.

Tonton video Mengenal Kit Reagen Tes Corona yang Stoknya Sering Habis di Lab: