Peserta Ijtima Gowa Asal Sragen yang Rapid Test Reaktif Bertambah Jadi 34

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 19:18 WIB
Poster
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Sragen -

Jumlah peserta Ijtima Ulama di Gowa asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dengan hasil rapid test reaktif bertambah menjadi 34 orang. Dari jumlah tersebut, 29 di antaranya mulai menghuni lokasi karantina khusus yang disediakan Pemkab Sragen di gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS).

"Hari ini ada tujuh peserta rombongan Ijtima Gowa yang menyusul melakukan rapid test. Hasilnya, tiga orang dinyatakan reaktif. Sehingga total klaster Gowa yang hasil test-nya reaktif berjumlah 34 orang. Seluruhnya langsung disarankan menghuni karantina khusus di gedung SMS," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, dihubungi detikcom, Senin (27/4/2020).

Dengan tambahan ini, kata Tatag, dari tracing yang dilakukan pada 100 peserta Ijtima Gowa asal Sragen, kini tinggal tujuh orang yang belum melakukan rapid test. Dari 93 orang yang sudah melakukan rapid test, 34 dinyatakan reaktif dan sisanya dinyatakan negatif.

"Kami terus melakukan koordinasi, agar tujuh orang ini segera melakukan rapid test, sehingga bisa segera dilakukan langkah berikutnya," kata Tatag.

Sementara, dari total 34 peserta Ijtima Gowa asal Sragen yang hasil rapid test-nya reaktif ini, baru 29 orang yang datang ke gedung SMS untuk mengikuti karantina khusus. Tatag mengaku masih menunggu hingga malam ini untuk memastikan jumlah peserta Ijtima Gowa yang mengikuti karantina khusus.

"Sampai saat ini sudah masuk 29 orang. Nanti kami tunggu sampai Magrib sudah komplit apa belum," imbuh Tatag.