9 Warga Boyolali Ditangkap karena Keroyok Orang Gila Hingga Tewas

Ragil Ajiyanto - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 21:47 WIB
Warga Boyolali keroyok orang gila hingga tewas, 26/4/2020
Warga Boyolali keroyok orang gila hingga tewas. (Foto: Istimewa)
Boyolali -

Isu maraknya aksi pencurian di wilayah Boyolali ditengah pandemi Corona saat ini membuat warga meningkatkan kewaspadaan. Namun karena dinilai terlalu berlebihan, sejumlah warga kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Boyolali.

Sebanyak 9 warga Banyudono, Boyolali ditangkap petugas Polres Boyolali karena main hakim sendiri. Akibat penganiayaan tersebut, pria yang diketahui bernama Arjuna Very (47), warga binaan Panti Rehabilitasi Sosial di Sleman itu mengalami luka parah dan akhirnya sore tadi meninggal dunia.

"Tadi sore pukul 16.00 WIB korban meninggal dunia," kata Kasubbag Humas Polres Boyolali, AKP Joko Widodo dalam keterangan pers Minggu (26/4/2020).


Korban meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Pandan Arang, Boyolali karena luka parah yang dideritanya. Korban adalah penderita gangguan kejiwaan dan menjadi anggota binaan di Panti Rehabilitasi Sosial Charis di Prambanan, Sleman, DIY.

Kesembilan orang yang ditangkap tersebut yakni MR (23), YB (19) , BD (33), AWB (24) , HH (19) dan AW (23). Tiga pelaku di bawah umur dan masih berstatus sebagai pelajar masing-masing ODP (17) , VY (16) dan ATN (17).

Tersangka berikut barang bukti berupa pakaian korban, HP, balok kayu dan pedang kini diamankan di Polres Boyolali. Namun untuk ketiga tersangka yang masih di bawah umur tidak ditahan.


Joko menjelaskan kronologi penganiayaan korban di daerah Cikalan, Banyudo, Boyolali itu. Kejadian bermula ketika korban pada Jumat (24/04/2020) dinihari berada di sekitar mini pom jalan Ngangkruk- Banyudono.

Bersamaan pula warga sedang ramai-ramainya melakukan upaya penjagaan dan pengamanan wilayahnya sendiri karena informasi yang beredar banyak terjadi pencurian. Warga sekitar TKP yang tidak mengenal korban, kemudian mengerumuni dan menginterogasinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2