Pandemi Corona

Pentingnya Insentif untuk Perantau Tak Pulang, Ganjar: Mereka Pahlawan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 15:03 WIB
ganjar pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto: Instagram @ganjar_pramnowo)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpendapat pemberian insentif bagi para perantau efektif mengurangi jumlah pemudik. Selain itu, para perantau yang rela tidak mudik saat pandemi Corona ini menurutnya layak disebut pahlawan.

Ganjar meminta pemudik tidak dianggap sebagai penjahat. Dia menyebut larangan mudik yang bakal diberlakukan pada 24 April lusa itu patut disosialisasikan agar tidak terjadi lonjakan pemudik dalam dua hari ke depan.

"Jangan kita seperti ngejar buron, jangan. Yang dilakukan adalah setelah presiden melarang, ya mengedukasi mereka, kasih insentif. Buat saya mereka adalah pahlawan karena mereka mengorbankan dirinya tidak pulang, rasa rindu dikubur, mungkin laparnya ditahan, rekoso-nya diempet (deritanya ditahan) dan sebagainya, ini menurut saya pengorbanannya," kata Ganjar kepada wartawan, Rabu (22/04/2020).

Ganjar juga sudah melakukan pendataan para perantau asal Jateng di Jabodetabek sejak awal April. Khususnya saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan, agar warganya di perantauan mendapatkan bantuan. Dia berharap pemberian insentif tidak lagi sesuai KTP, namun lokasi zona merah.

"Maka insentifnya ayo didata, jangan lihat KTP-nya, jangan lihat sukunya, jangan lihat agamanya, yang sudah ada minimal di zona merah seperti di Jabodetabek," terangnya.

Ganjar menilai pemberian insentif perlu dibagikan kepada warga perantau yang pendapatannya harian. Terlebih selama pandemi Corona ini, banyak pekerja sektor informal yang perekonomiannya terpukul.