PSBB Kota Tegal, KAI Setop KA Joglosemarkerto dan Kamandaka hingga 30 April

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2020 23:12 WIB
KA Joglosemarkerto, Jumat (30/11/2018).
KA Joglosemarkerto (Foto: Dok PT KAI Daop 5 Purwokerto)
Semarang -

Perjalanan kereta Joglosemarkerto dan Kamandaka disetop sementara gegara menurunnya penumpang saat pandemi Corona atau COVID-19. Selain itu, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Tegal yang bakal berlaku pada 23 April mendatang juga menjadi pertimbangan jadwal kereta ini disetop hingga 30 April 2020.

"Setelah KA lokal dibatalkan sebagai imbas dari pandemi COVID-19 beberapa hari yang lalu, kini KA Kamandaka dan Joglosemarkerto akan dibatalkan mulai Senin 20 April sampai30 April 2020 mendatang," kata Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro dalam siaran persnya, Sabtu (18/4/2020).

Total ada enam perjalanan kereta Joglosemarkerto maupun Kamandaka yang disetop sementara. Jadwal KA Kamandaka yang dibatalkan sementara yaitu tujuan Purwokerto pukul 11.00 WIB dan pukul 20.30 WIB dari Semarang. Kemudian perjalanan KA Kamandaka dari Purwokerto berangkat pukul 05.00 WIB.

Sementara itu KA Joglosemarkerto tujuan Yogyakarta berangkat dari Semarang pukul 14.55 WIB, dan tujuan Solo pukul 22.02 WIB juga dibatalkan. Untuk jadwal Joglosemarkerto tujuan Tegal-Purwokerto-Yogyakarta-Solo dan berakhir di Semarang berangkat pukul 08.09 WIB juga terdampak.

Krisbiyantoro menjelaskan pembatalan ini terjadi karena okupansi yang berkurang drastis. Termasuk dampak dari Kota Tegal yang akan melakukan PSBB.

"KA Kamandaka dan Joglosemarkerto kian hari semakin sepi oleh penumpang. Apalagi sudah mulai diberlakukannya PSBB di kota Tegal yang merupakan salah satu tujuan transit KA tersebut. Okupansi rata-rata per hari mulai awal bulan April hingga saat ini tidak lebih dari 24% saja," jelasnya.

Krisbiyantoro menyebut tidak menutup kemungkinan penyetopan sementara perjalanan kedua kereta ini bakal diperpanjang. Sebab, ini bakal bergantung pada situasi dan perkembangan kasus Corona terkini.

"Dan apabila kondisi masih seperti sekarang ini, bukan tidak mungkin pembatalan sejumlah KA akan bisa diperpanjang waktunya hingga masuk bulan berikutnya," tutur Krisbiyantoro.

(alg/ams)