Pantau Pemudik di Yogya, Dishub: Penumpang Bus Maksimal 50%-Mobil 3 Orang

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 14:39 WIB
Suasana arus lalin di Ring Road Utara, Sleman, DIY, Kamis (9/4/2020).
Suasana arus lalin di Ring Road Utara, Sleman, DIY, Kamis (9/4/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman akan memperketat penjagaan di tiap perbatasan masuk ke Yogya selama pandemi virus Corona. Hal itu untuk memantau pemudik yang masuk ke Yogya dengan menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi.

"Kami kemarin sudah rapat dan memutuskan untuk membuat pos di Tempel dan Prambanan. Karena leading-nya dari Dishub DIY, untuk pelaksanaannya masih menunggu," kata Kabid Transportasi Dishub Sleman Marjana, Kamis (9/4/2020).

Marjana menjelaskan, selain membuat pos di dua titik utama, pihaknya akan mengupayakan memantau di jalur-jalur alternatif masuk wilayah Yogya. Namun hal itu masih melihat kemampuan dari personel Dishub.

"Kalau itu masih dalam pembahasan dan koordinasi. Kalau itu yang paling banyak di jalan kabupaten, nanti kalau tidak kekurangan personel juga akan ke sana (menjaga jalur alternatif)," bebernya.

Dia menjelaskan, sesuai arahan dari Dishub DIY, setiap kendaraan yang dipakai pemudik akan dilakukan pengecekan. Selain itu, ada pembatasan jumlah penumpang dalam satu kendaraan.

"Kalau bus nanti hanya boleh diisi maksimal 50 persen dari kapasitas. Kalau mobil hanya boleh diisi tiga orang dan motor hanya satu orang. Kalau melanggar, nanti kami suruh putar balik untuk yang mobil dan motor," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2